Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono  (kiri) dan Menristekdikti Mohamad Nasir (kanan) di kementerian PUPR, Kemenristekdikti/Humas.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menristekdikti Mohamad Nasir (kanan) di kementerian PUPR, Kemenristekdikti/Humas.

Buka di 2019, Politeknik PU Tawarkan Ikatan Dinas

Pendidikan Pendidikan Vokasi
Citra Larasati • 27 Desember 2018 15:17
Jakarta:  Politeknik Pekerjaan Umum (Poltek PU) Semarang akan mulai menerima mahasiswa pada tahun ajaran 2019 dengan skema ikatan dinas.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengapresiasi dukungan Kemenristekdikti dalam proses pendirian Poltek PU Semarang. Basuki mengatakan, Kementerian PUPR memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat di Indonesia. 

Kebutuhan akan tenaga kerja bersertifikasi khususnya di bidang pekerjaan umum dan konstruksi merupakan sebuah keniscayaan. Kehadiran Politeknik PU Semarang tidak hanya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja Kementerian PUPR, namun juga kebutuhan tenaga kerja penyedia jasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Basuki menambahkan bahwa dalam pendirian Poltek PU Semarang, Kementerian PUPR bekerja sama dengan perguruan tinggi terkemuk, baik dalam maupun luar negeri.  "Kami bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro dalam pendirian Poltek PU. Selain itu kami juga bekerja sama dengan IHE Delft Belanda untuk penyusunan kurikulum. Untuk beasiswanya, akan memakai LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan), bukan dari APBN PUPR,” tutur Basuki, di Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.

Baca: Jumlah Tenaga Kerja Terampil Bidang Konstruksi Masih Minim

Basuki berharap Poltek PU Semarang dapat berjalan dengan baik dan ke depannya dapat mendirikan Poltek PU lainnya di daerah lain, untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan SDM di bidang pekerjaan umum dan konstruksi yang jumlahnya sangat besar. Menteri PUPR menyatakan bahwa nantinya yang akan duduk sebagai pimpinan di Poltek PU berasal dari dunia akademisi bukan pejabat PUPR, agar dapat mengelola Poltek PU Semarang secara profesional.

Kepala BPSDM Kementerian PUPR, Lolly Martina menambahkan, Poltek PU Semarang memiliki tiga program studi yaitu DIII Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, DIII Teknologi Konstruksi Bangunan Air dan DIII Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan. Pada 2019 ditargetkan sebanyak 150 mahasiswa diterima di Poltek PU Semarang. Lokasi kampus Poltek Semarang direncanakan akan dibangun di Tembalang, Semarang.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro M. Agung Wibowo menyatakan, bahwa Undip siap bekerjasama dalam pengembangan Poltek PU Semarang. Pengembangan Poltek PU Semarang diharapkan dapat memanfaatkan kemajuan teknologi sehingga mampu menjadi Poltek yang sesuai dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0. 

Dekan FT Undip berkeyakinan, bahwa kerja sama ini dapat dimanfaatkan oleh dua belah pihak, baik Kemnterian PUPR maupun Undip.

Turut Hadir dalam acara ini Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo,  Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kemenpan RB Rini Widyantini, Pejabat Eselon I dan II Kementerian PUPR, Endra Saleh Atmawijaya Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR,  Nada Marsudi Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Kemenristekdikti dan tamu undangan lainnya.



(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi