Siswa belajar di kelas. Foto: MI Andri Widiyanto
Siswa belajar di kelas. Foto: MI Andri Widiyanto

Sukses TKA 2026, Cek Kisi-Kisi Materi Matematika dan Bahasa Indonesia untuk SD dan SMP

Citra Larasati • 04 Januari 2026 15:00
Jakarta: Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Bagi Sobat Medcom yang duduk di bangku SD/MI maupun SMP/MTs, memahami kisi-kisi atau muatan TKA sangat penting agar persiapan belajar lebih terarah.
 
TKA sendiri dirancang dengan merujuk pada elemen kurikulum yang berlaku saat ini, yakni Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Melansir laman resmi pusmendik.kemendikdasmen.go.id, berikut adalah bedah materi lengkap untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia, melansir pedoman resmi TKA.

TKA Matematika

TKA Matematika tidak hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi juga nalar siswa dalam menyelesaikan masalah (problem solving) di kehidupan sehari-hari.
 
Jenjang SD/MI: Pada tingkat ini, tes difokuskan untuk mengukur pemahaman fakta, konsep, dan prosedur matematika. Muatan materinya meliputi tiga elemen utama:
  1. Bilangan
  2. Geometri dan Pengukuran
  3. Data
Soal-soal akan disajikan dalam konteks personal, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Kemampuan yang diukur mencakup pengetahuan, representasi, penalaran, pemecahan masalah, hingga koneksi matematis.

Jenjang SMP/MTs: Tingkat kesulitannya meningkat dengan cakupan materi yang lebih luas. Selain Bilangan serta Geometri dan Pengukuran, siswa SMP akan menghadapi elemen:
  • Aljabar
  • Data dan Peluang
Di jenjang ini, penggunaan logika matematika diintegrasikan langsung dengan elemen tersebut. Masalah yang diujikan pun bersifat lokal yang relevan dengan keseharian siswa.

TKA Bahasa Indonesia

Berbeda dengan matematika, TKA Bahasa Indonesia difokuskan pada satu keterampilan utama: Membaca. Hal ini dipilih karena membaca adalah fondasi utama untuk belajar di era teknologi.
 
Tes ini akan menguji kemampuan siswa dalam memahami dua jenis teks, yaitu Teks Informasi dan Teks Fiksi.

Jenjang SD/MI:

  • Teks Informasi: Berisi fakta sederhana berskala lokal/nasional.
  • Teks Fiksi: Cerita rekaan (fantasi/sejarah) dengan alur maju, tokoh berkarakter datar, dan sudut pandang orang pertama.
  • Panjang Teks: Berkisar 150–200 kata.
  • Kosakata: Menggunakan kata dasar dan konkret dengan struktur kalimat sederhana (3-7 kata per kalimat).

Jenjang SMP/MTs:

  • Teks Informasi: Lebih kompleks, mencakup konsep atau prosedur berskala hingga global.
  • Teks Fiksi: Bisa berupa realisme dengan karakter tokoh yang "bulat" (kompleks), alur campuran, dan sudut pandang orang ketiga.
  • Panjang Teks: Berkisar 200–250 kata.
  • Kosakata: Mulai menggunakan istilah teknis, kata abstrak, dan kalimat majemuk.

3 Kompetensi Utama yang Diukur

Baik di jenjang SD maupun SMP, TKA Bahasa Indonesia mengukur tiga level pemahaman siswa:
  1. Pemahaman Tekstual: Kemampuan mengidentifikasi informasi yang tertulis jelas (tersurat) dalam teks.
  2. Pemahaman Inferensial: Kemampuan menarik kesimpulan dari informasi yang tersembunyi (tersirat).
  3. Evaluasi dan Apresiasi: Kemampuan menilai ide, menanggapi isi teks secara emosional, serta merefleksikan diri terhadap tokoh atau kejadian dalam bacaan.

Jadi, bagi Sobat Medcom yang akan menghadapi tes, pastikan tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga melatih logika matematika dan memperbanyak membaca berbagai jenis teks, ya!
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan