Trapesium. DOK: Medcom.id
Trapesium. DOK: Medcom.id

Rumus Luas dan Keliling Trapesium: Contoh Soal dan Cara Menghitung

Renatha Swasty • 26 Agustus 2026 15:04
Ringkasnya gini..
  • Trapesium adalah bangun datar segi empat dengan sepasang sisi sejajar yang terbagi menjadi siku-siku, sama kaki, dan sembarang.
  • Luas trapesium dihitung dengan rumus L = ½ × (a + b) × t, yaitu jumlah sisi sejajar dikali tinggi lalu dibagi dua.
  • Keliling trapesium dihitung dengan menjumlahkan seluruh panjang keempat sisinya menggunakan rumus K = a + b + c + d.
Jakarta: Mata pelajaran matematika mempelajari berbagai bangun datar, salah satunya adalah trapesium. Trapesium merupakan bangun datar segi empat yang memiliki sepasang sisi berhadapan yang sejajar.
 
Bentuk trapesium dapat ditemukan dalam berbagai benda di sekitar kita, sehingga memahami cara menghitung luas dan kelilingnya menjadi bagian penting dalam materi geometri. Lantas, bagaimana cara menghitung luas dan keliling trapesium? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Trapesium?

Trapesium adalah bangun datar yang memiliki empat sisi dan empat sudut, dengan satu pasang sisi yang saling sejajar. Dua sisi sejajar tersebut biasanya disebut sebagai alas atau sisi sejajar trapesium.
 
Berdasarkan bentuknya, trapesium dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yakni trapesium siku-siku, trapesium sama kaki, dan trapesium sembarang. Meskipun bentuknya berbeda, rumus dasar untuk menghitung luas trapesium tetap sama.

Jenis-Jenis Trapesium

1. Trapesium Siku-Siku

Trapesium siku-siku memiliki dua sudut yang besarnya 90 derajat. Salah satu sisi yang tegak lurus dengan sisi sejajar dapat menjadi tinggi trapesium.

2. Trapesium Sama Kaki

Trapesium sama kaki memiliki dua sisi yang tidak sejajar dengan panjang yang sama. Jenis trapesium ini juga memiliki sudut-sudut alas yang sama besar.

3. Trapesium Sembarang

Trapesium sembarang memiliki bentuk yang tidak beraturan. Keempat sisinya dapat memiliki panjang berbeda dan tidak memiliki sudut khusus seperti pada trapesium siku-siku.

Rumus Luas Trapesium

Untuk menghitung luas trapesium, kita perlu mengetahui panjang kedua sisi sejajar dan tinggi trapesium. Berikut rumus luas trapesium adalah:

L = ½ × (a + b) × t
 
Keterangan:
 
L = luas trapesium
a = panjang sisi sejajar pertama
b = panjang sisi sejajar kedua
t = tinggi trapesium
 
Jadi, cara menghitungnya adalah menjumlahkan kedua sisi yang sejajar, kemudian mengalikannya dengan tinggi dan membagi hasilnya dengan dua. Rumus tersebut dapat digunakan untuk berbagai jenis trapesium.
 

Contoh Soal Luas Trapesium

1. Sebuah trapesium memiliki panjang sisi sejajar masing-masing 10 cm dan 16 cm. Jika tinggi trapesium adalah 8 cm, berapakah luasnya?
 
Diketahui:
 
a = 10 cm
b = 16 cm
t = 8 cm
 
Jawab:
 
L = ½ × (a + b) × t
L = ½ × (10 + 16) × 8
L = ½ × 26 × 8
L = 104 cm²
 
Jadi, luas trapesium tersebut adalah 104 cm².

Rumus Keliling Trapesium

Berbeda dengan luas, keliling menunjukkan jumlah panjang seluruh sisi yang mengelilingi trapesium.
 
Karena trapesium memiliki empat sisi, rumus kelilingnya adalah:
 
K = a + b + c + d
 
Keterangan:
 
K = keliling trapesium
a dan b = panjang kedua sisi sejajar
c dan d = panjang dua sisi lainnya
 
Dengan demikian, untuk mendapatkan keliling, cukup jumlahkan seluruh panjang keempat sisi trapesium.

Contoh Soal Keliling Trapesium

Sebuah trapesium memiliki panjang sisi masing-masing 10 cm, 16 cm, 7 cm, dan 9 cm. Berapakah keliling trapesium tersebut?
 
Diketahui:
 
a = 10 cm
b = 16 cm
c = 7 cm
d = 9 cm
 
Jawab:
 
K = a + b + c + d
K = 10 + 16 + 7 + 9
K = 42 cm
 
Jadi, keliling trapesium tersebut adalah 42 cm.

Perbedaan Rumus Luas dan Keliling Trapesium

Meskipun sama-sama digunakan untuk menghitung ukuran trapesium, luas dan keliling memiliki konsep berbeda. Luas menunjukkan ukuran daerah yang berada di dalam trapesium, sehingga perhitungannya membutuhkan dua sisi sejajar dan tinggi.
 
Sementara itu, keliling menunjukkan panjang seluruh sisi yang mengelilingi trapesium. Karena itu, keempat sisi trapesium harus diketahui untuk menghitung keliling.
 
Hal yang perlu diperhatikan, tinggi trapesium tidak selalu sama dengan salah satu sisi. Tinggi merupakan jarak tegak lurus antara dua sisi yang sejajar. Jadi, jangan langsung memasukkan tinggi sebagai salah satu sisi dalam rumus keliling jika sisi tersebut bukan bagian dari batas luar trapesium.
 
Dengan memahami perbedaan tersebut, Sobat Medcom akan lebih mudah menentukan rumus yang tepat ketika mengerjakan soal matematika tentang trapesium. (Levina Fidelia)
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan