“Ketika tubuh sedang berpuasa, maka tubuh akan berupaya untuk menurunkan laju metabolisme untuk menghemat pengeluaran glukosa dalam darah supaya dapat tetap stabil walaupun tidak ada makanan yang masuk dalam tubuh dalam waktu lama,” ujar Dominikus dikutip dari laman unair.ac.id, Selasa, 28 Maret 2023.
Dia menjelaskan dengan sedikitnya jendela makan yang dimiliki, seseorang yang berpuasa perlu melakukan pengaturan gizi secara baik. Apalagi, mereka yang memang tidak terbiasa berpuasa pada 11 bulan lainnya.
Dominikus menyarankan mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik lebih rendah ketika sahur. Makanan tinggi serat dan mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oat, hingga roti gandum dapat menjadi pilihan.
“Di mana kadar indeks glikemik ini menentukan seberapa cepat glukosa dilepas masuk ke darah. Semakin rendah indeks glikemik dalam makanan, maka akan lebih membuat awet rasa lapar,” tutur dia.
Selain itu, asupan cairan juga perlu dipastikan memenuhi kebutuhan cairan selama satu hari penuh. Oleh karena itu, dianjurkan meminum tiga hingga empat gelas air saat sahur.
“Usahakan Konsumsi cairan yang memadai sehingga tidak dehidrasi. Dan perbanyak Konsumsi sayur dan buah sehingga kebutuhan serat, vitamin, dan mineral harian dapat terpenuhi,” ujar dia.
| Baca juga: Psikolog Unair Ungkap Manfaat Puasa Bagi Pengendalian Emosi |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News