Hingga kini, kata dia, Indonesia masih belum memiliki cetak biru tersebut. Sehingga, sampai saat ini Indonesia belum memilki fondasi kokoh membangun cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa.
Indra menyebut orang yang mampu membuat cetak biru itu ialah Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan. Langkah itu kian mulus bila Anies menjadi Presiden pada 2024.
"Jadi, kita harus membuat perencanaan, kira-kira untuk membuat bangsa ini cerdas itu butuh apa saja, berapa lama, dan kontrolnya bagaimana. Itu yang dibutuhkan. Jadi, beliau jelas akan membuat blue print pendidikan Indonesia," kata Indra di Jakarta, Minggu, 4 Desember 2022.
Indra mengatakan sebenarnya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta Anies telah mengantongi konsep cetak biru pendidikan untuk diterapkan di Ibu Kota. Namun, masih banyak kendala dalam eksekusi.
"Tapi ya kembali masih mentok dengan DPRD, masih banyak hal lah. Sehingga apa yang beliau cita-citakan, itu belum sepenuhnya belum terwujud," tutur dia.
Indra menyebut Anies telah mendeteksi banyak penyakit pendidikan Indonesia, di antaranya akses pendidikan. "Mulai dari akses kemudian mutu, bagaimana kondisi guru-guru. Itu yang banyak hal. PR-nya banyak sekali," tutur dia.
| Baca juga: Empat Poin Penting Penyusunan Cetak Biru Pendidikan |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News