Ilustrasi sekolah. MI/Andri Widiyanto
Ilustrasi sekolah. MI/Andri Widiyanto

Psikolog Sebut Siswi Dipaksa Berhijab Bakal Alami Goncangan Emosi

Ilham Pratama Putra • 03 Agustus 2022 13:21
Jakarta: Salah seorang siswi SMAN 1 Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipaksa menggunakan hijab oleh gurunya. Psikolog pendidikan anak, Aji Cokro Dewanto, mengatakan pemaksanaan itu bisa membuat siswi tersebut sangat rentan mengalami goncangan emosional.
 
"Kalau bicara tentang anak itu sendiri ketika ada pelarangan, dia akan shock, namanya anak usia remaja, kemampuan pengelolaan emosinya sedang berkembang," tutur Aji kepada Medcom.id di Hotel Royal Kuningan, Rabu, 3 Agustus 2022.
 
Aji menyebut goncangan emosi itu akan sangat besar. Sebab, orang dewasa saja tak akan siap dengan pemaksaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang dewasa saja kadang-kadang belum optimal kondisi emosinya, apalagi remaja yang sedang berkembang," tutur dia.
 
Aji menuturkan goncangan emosi itu akan memengaruhi banyak aspek dalam kehidupan siswi tersebut. Utamanya dalam urusan pendidikan.
 
"Pasti mereka ada semacam goncangan secara psikis untuk bisa belajar dengan optimal. Apalagi mereka sedang menyusun masa depan dan kejadian ini ada di sekolah," tutur dia.
 
Baca juga: Siswi SMAN 1 Banguntapan yang Dipaksa Pakai Jilbab Masih Sulit Diajak Berkomunikasi

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif