MI/Ferdinand.
MI/Ferdinand.

UNS Buka Pendaftaran Rektor Baru

Pendidikan Pemilihan Rektor
Antara • 13 November 2018 12:59
Solo:Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mulaimembuka pendaftaran rektor baru periode 2019-2023. Rektor baru nantinyaakan menghadapi masa transisistatus UNS menuju PTN-Badan Hukum (PTN-BH).
 
"Tahap penjaringan dimulai dengan pendaftaran bakal calon (balon) rektor ke-7 dan seleksi administratif berupa klarifikasi dan verifikasiadministrasi," kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) UNS 2019-2023,Sahid Teguh Widodo, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 13 November 2018.
 
Ia mengatakan, tahap penjaringan dilaksanakan untuk memperoleh sedikitnyaempat Balon rektor. Untuk tahapan penjaringan ini meliputi pengumumanpenjaringan Balon Rektor UNS yang dilakukan pada 9 November-13 Desember2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, pendaftaran Balon Rektor UNS dilakukan pada 14 - 27 Desember2018, verifikasi berkas administrasi Balon Rektor UNS pada 4-10 Januari2019 serta penetapan dan pengumuman pada 11 Januari 2019.
 
Ia mengatakan, untuk tahap penyaringan diawali dengan pemaparan visi, misi,dan program kerja oleh balon rektor di hadapan rapat senat terbuka yangdapat diikuti sivitas akademika UNS. Tahapan dilanjutkan pemilihan oleh senat dalamrapat senat tertutup di hari yang sama yakni 5 Februari2019.
 
"Tahap penyaringan dilaksanakan untuk menetapkan tiga calonrektor dan dapat dihadiri oleh pejabat kementerian yang ditunjuk olehMenristekdikti," katanya.
 
Baca:UNS 10 Besar PTN Terbaik Versi QS AUR
 
Kemudian, tahap pemilihan Rektor UNS dilakukan dalamrapat senat tertutup yang dilaksanakan oleh senat bersama Menristekdiktiatau pejabat yang ditunjuk. Ia mengatakan calon rektor dengan suaraterbanyak ditetapkan sebagai calon rektor terpilih yang rencananya digelarantara 13-30 Maret 2019 menyesuaikan jadwal Menristekdikti.
 
"Lalu tahap terakhir, yaitu penetapan dan pelantikan Rektor UNS olehMenristekdikti," kata Sahid.
 
Masa Transisi
 
Sementara itu, Rektor UNS, Ravik Karsidi berharap penggantinyabisa menjaga keberlanjutan dari cita-cita, harapan, dan keinginan dariseluruh sivitas akademika UNS, yaitu terus dan makin maju.
 
"Pada 2019-2020 nanti Rektor baru juga akan menghadapi masa transisistatus universitas ini dari awalnya Satker, Perguruan Tinggi Negeri-BadanLayanan Umum (PTN - BLU), menyusul saya telah menorehkan PTN-Badan Hukum (PTN-BH)," katanya.
 
Dia mengatakan, yang menarik pada pemilihan Rektor UNS baru adalahpara pendaftar bisa berasal dari manapun, atau dari luar UNS."Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah dia harus PNS, inisesuai Permenristekdikti," ujar Ravik.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif