Pertanyaan yang sering muncul di benak pendaftar adalah ‘apakah dana transportasi ini akan diberikan secara terpisah sebagai penggantian biaya perjalanan atau hanya sekadar informasi pendukung untuk keperluan pendataan?' Padahal, ketepatan dalam pengisian data ini memiliki peran yang sangat penting untuk menggambarkan kondisi ekonomi calon mahasiswa.
Oleh karena itu, mengetahui informasi yang benar mengenai biaya transportasi KIP Kuliah sangat diperlukan. Namun, sebelum mengetahui apa itu biaya transportasi KIP Kuliah, yuk simak terlebih dahulu apa itu KIP Kuliah dan komponen pembiayaannya berikut ini.
Apa itu KIP Kuliah?
Mengutip laman kipkuliahbeasiswa.id, KIP Kuliah merupakan program bantuan dana pendidikan dari pemerintah yang ditujukan untuk putra-putri Indonesia yang ingin menempuh pendidikan tinggi namun memiliki keterbatasan ekonomi. Diluncurkan pada tahun 2020 oleh Presiden Joko Widodo, program ini merupakan pengganti program Bidikmisi.Program ini menjangkau lebih banyak siswa serta mencakup perguruan tinggi negeri maupun swasta. KIP Kuliah 2026 ditujukan bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang berprestasi secara akademik namun berasal dari keluarga kurang mampu.
KIP Kuliah bukan sekadar beasiswa, melainkan program bantuan sosial pendidikan untuk memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu dapat menyelesaikan studi dengan baik. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang mewajibkan pemerintah dan universitas membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial.
Komponen pembiayaan KIP Kuliah
Terdapat dua komponen utama bantuan yang ditanggung KIP Kuliah bagi mahasiswa penerima, yakni:1. Bantuan biaya pendidikan
Pemerintah membayar sebagian atau seluruh biaya kuliah seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) secara langsung kepada perguruan tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya kuliah setiap semester. Jumlah biaya tersebut tergantung pada akreditasi program studi:- Akreditasi A/Unggul: sekitar Rp8 juta per semester (dengan batas yang lebih tinggi untuk beberapa program seperti kedokteran)
- Akreditasi B/Baik Sekali: sekitar Rp4 juta per semester
- Akreditasi C/Baik: sekitar Rp2,4 juta per semester
Baca Juga :
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Dibuka! Jangan Sampai Gagal Cuma Karena NISN, NPSN, dan NIK-mu Bermasalah
2. Tunjangan Biaya Hidup (Dukungan Bulanan)
Selain biaya pendidikan, penerima KIP Kuliah juga mendapatkan tunjangan biaya hidup untuk membantu kebutuhan sehari-hari seperti makanan, transportasi, dan biaya studi. Tunjangan ini ditentukan berdasarkan biaya hidup regional, yang dibagi ke dalam lima klaster.Berikut rincian klasternya:
- Klaster 1: Rp800.000 per bulan
- Klaster 2: Rp950.000 per bulan
- Klaster 3: Rp1.100.000 per bulan
- Klaster 4: Rp1.250.000 per bulan
- Klaster 5: Rp1.400.000 per bulan
Biaya Transportasi KIP Kuliah
Melansir unggahan Instagram @sahabat.kipkuliah, biaya transportasi KIP adalah biaya sekali perjalanan dari tempat tinggal asal ke perguruan tinggi pilihan pertama. Bukan biaya transportasi sehari-hari saat kuliah.Biaya transportasi tersebut merupakan bantuan awal dari pemerintah untuk mengganti biaya perjalanan pertama kali, sehingga penerima KIP Kuliah dapat memulai perkuliahan tanpa terbebani ongkos perjalanan.
Sementara itu, biaya transportasi sehari-hari selama masa kuliah akan diganti dalam bentuk uang saku yang akan ditransfer langsung ke rekening penerima setiap bulannya.
Cara Menghitung Biaya Transportasi
Melansir laman UTBKCAK, sebagai contoh bila Sobat Medcom tinggal di Madiun dan memilih salah satu kampus besar di Yogyakarta sebagai kampus utama, estimasi biaya yang dapat dimasukkan adalah sekitar Rp160.000. Angka ini didasarkan pada asumsi tiket kereta ekonomi pergi-pulang, masing-masing Rp80.000.Sementara itu, bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar pulau dan memerlukan moda transportasi pesawat, disarankan mencari tahu estimasi harganya melalui internet atau bertanya kepada kakak tingkat.
Contoh perhitungannya mencakup total biaya perjalanan sekali berangkat, yang terdiri dari biaya dari rumah menuju bandara, biaya tiket pesawat ke kota tujuan, dan biaya lanjutan dari bandara menuju kampus. Jumlahkan seluruh komponen biaya tersebut lalu masukkan ke dalam kolom ‘Biaya Transportasi’ saat mendaftar KIP Kuliah.
Nah, Sobat Medcom itulah informasi mengenai biaya transportasi KIP Kuliah dan cara menghitungnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News