Apalagi, salah satu keistimewaan utama puasa Syawal adalah pahala yang dijanjikan sangat besar. Bahkan, setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.
Lantas, kapan tanggal terakhir Syawal? Berikut perhitungannya!
Tanggal terakhir Syawal 2026
Mengutip laman baznas.go.id, dalam kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dengan perhitungan kalender ini, bulan Syawal pada tahun 2026 berlangsung selama 29 hari dan berakhir pada Sabtu, 18 April 2026.Artinya, batas terakhir pelaksanaan puasa Syawal enam hari adalah pada 18 April 2026. Setelah tanggal tersebut, umat Islam sudah tidak dapat lagi menunaikan puasa Syawal karena bulan Dzulqa’dah 1447 H telah dimulai.
| Baca juga: Niat Puasa Syawal dan Keutamaannya, Amalan Penyempurna Ibadah Ramadan |
Kesimpulannya, kesempatan puasa Syawal masih tersisa saat ini. Setidaknya, kamu masih bisa puasa Syawal di tanggal 18 April 2026.
Rentang Puasa Syawal
Puasa Syawal boleh dilakukan secara berurutan maupun terpisah. Puasa Syawal dapat dilakukan selama tetap berada dalam rentang bulan Syawal.Jumlah hari yang dianjurkan untuk dilaksanakan adalah enam hari. Para ulama sepakat waktu pelaksanaannya bebas sepanjang bulan Syawal.
Banyak umat Islam memilih melaksanakannya langsung setelah hari tasyrik atau sehari setelah Idulfitri atau 1 Syawal. Hal itu dilakukan untuk menjaga konsistensi ibadah.
Namun, sebagian lainnya memilih mencicil di hari-hari tertentu agar tetap ringan dan tidak mengganggu rutinitas harian.
| Baca juga: Puasa Syawal Berapa Hari? Ini Cara Melaksanakan Sesuai Sunnah |
Menunaikan puasa Syawal tidak hanya memberikan pahala tambahan. Tetapi juga menjadi bentuk kesempurnaan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.
Sebagaimana disebutkan dalam berbagai riwayat, amalan ini dianalogikan sebagai pelengkap dari puasa wajib yang baru saja ditunaikan atau dalam hal ini adalah puasa Ramadan.
Dengan begitu, umat Islam yang belum sempat melaksanakan puasa Syawal masih memiliki waktu hingga 18 April 2026 untuk menunaikannya. Memahami batas akhir ini diharapkan membantu masyarakat mengatur waktu dengan lebih baik, sehingga amalan sunnah yang penuh berkah ini dapat dilaksanakan dengan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News