Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

Sah, 2020 Ujian Nasional Terakhir

Pendidikan Ujian Nasional
Muhammad Syahrul Ramadhan • 11 Desember 2019 10:32
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim resmi menetapkan sistem asesmen baru menggantikan Ujian Nasional (UN). Sistem asesmen ini mulai diterapkan di 2021, sekaligus menegaskan bahwa UN 2020 akan menjadi pelaksanaan UNyang terakhir.
 
"Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Terdiri atas kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter," kata Nadiem pada peluncuran Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar”, di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Pelaksanaan ujian tersebut akan dilakukan oleh siswa yang berada di tengah jenjang sekolah (misalnya kelas 4, 8, 11), sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Hasil ujian ini tidak digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Arah kebijakan ini juga mengacu pada praktik di level internasional seperti PISA (Programme for International Student Assessment) dan TIMSS (The Trends in International Mathematics and Science Study)," tutur Nadiem.
 
Sejak pertama kali dilantik, Nadiem secara tegas menyampaikan kebijakannya tentang UN. Kebijakan UN ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
 
Kebijakan UN merupakan bagian dari Empat Program Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar” yang disampaikan Nadiem pagi ini. Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.
 
"Empat program pokok kebijakan pendidikan tersebut akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar mantan Bos Gojek ini.
 

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif