Rektor Üsküdar University, Prof. Dr. Nevzat Tarhan. Foto: Medcom/Talitha Islamey
Rektor Üsküdar University, Prof. Dr. Nevzat Tarhan. Foto: Medcom/Talitha Islamey

Antara Otak dan Jiwa, Nevzat Tarhan Bedah Rahasia Tasawuf sebagai Terapi Mental

Citra Larasati • 03 April 2026 21:24
Ringkasnya gini..
  • Rektor Üsküdar University Prof. Dr. Nevzat Tarhan, membedah rahasia ketenangan jiwa melalui kacamata psikiatri modern dan tradisi Tasawuf.
  • Nevzat adalah tokoh revolusioner dalam dunia kedokteran jiwa global.
  • Karya monumentalnya, Rumi Therapy, telah terjual lebih dari satu juta kopi di seluruh dunia.
Jakarta: Masjid Istiqlal menjadi saksi pertemuan antara kecanggihan neurosains Turki dan kedalaman spiritualitas Islam Indonesia. Dalam gelaran Public Talk bertajuk "Between Brain and Soul: A Psychiatrist's Perspective on Tasawuf and Mental Health”, Rektor Üsküdar University sekaligus psikiater kenamaan dunia, Prof. Dr. Nevzat Tarhan, membedah rahasia ketenangan jiwa melalui kacamata psikiatri modern dan tradisi Tasawuf.
 
Nevzat menekankan bahwa kesehatan jiwa sangat dipengaruhi oleh kualitas keimanan. Ia membedakan dua jenis iman dalam konteks ketahanan mental. 
 
Pertama, Iman Tahqiqi atau Haqiqi, yaitu iman yang didasarkan pada riset, pencarian kebenaran, dan pemahaman mendalam inilah perisai utama manusia modern dalam menghadapi tekanan hidup. Kedua, Iman Taqlidi, yakni iman yang sekadar ikut-ikutan atau bersifat keturunan, yang dinilai kurang kuat dalam memberikan ketenangan batin yang hakiki.

"Orang yang hatinya selalu 'terhubung' atau online dengan Allah, akan memiliki ketenangan luar biasa, seperti penumpang yang percaya penuh pada kapten pesawatnya," ujar Nevzat di VVIP Hall Masjid Istiqlal, Jumat, 3 April 2026.
 
Menanggapi fenomena gangguan mental yang kian meluas, Nevzat menegaskan bahwa depresi adalah penyakit biologis yang melibatkan ketidakseimbangan kimiawi di otak, seperti penurunan kadar serotonin dan dopamin. 
 
Ia menekankan protokol penanganan yang berimbang dengan cara kimia otak harus diperbaiki terlebih dahulu melalui pengobatan klinis agar kondisi biologis stabil. Baru kemudian penguatan spiritual melalui terapi psikologis berbasis keyakinan dapat bekerja secara efektif sebagai akselerator kesembuhan.
 
Bukan sekadar akademisi, Prof. Nevzat adalah tokoh revolusioner dalam dunia kedokteran jiwa global. Ia mendirikan Üsküdar University pada 2011 yang kini menjadi institusi pendidikan pertama di Turki yang mengkhususkan diri pada bidang kesehatan dan neuroscience. Di kancah internasional, ia menjabat sebagai Presiden Asosiasi Neuro-Psikiatri Turki-Amerika dan berkolaborasi erat dengan Asosiasi Psikiatri Amerika.
 
Karya monumentalnya, Rumi Therapy, telah terjual lebih dari satu juta kopi di seluruh dunia. Buku ini membuktikan bahwa ajaran Jalaluddin Rumi merupakan metode terapi yang valid secara klinis untuk mengatasi krisis mental modern.
 
Kunjungan ini juga membawa misi penguatan akademik antara kedua negara. Üsküdar University telah menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Paramadina, sementara melalui Edutolia Education, universitas tersebut membuka kantor perwakilan di Indonesia guna memfasilitasi riset bersama di bidang neurosains.
 
Acara yang diselenggarakan oleh Edutolia Education dan Üsküdar University ini didukung penuh oleh Metro TV dan Medcom.id sebagai media partner. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual melalui penguasaan sains, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang bersumber dari kejernihan spiritual. (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan