Guru mengajar di depan kelas. Foto: MI/Gino Hadi
Guru mengajar di depan kelas. Foto: MI/Gino Hadi

Insentif Cair! Guru Madrasah non-ASN Dapat Rp1,5 Juta Akhir Juni 2026

Citra Larasati • 17 Juni 2026 19:46
Ringkasnya gini..
  • Kemenag bawa kabar gembira! Insentif Rp1,5 juta untuk guru madrasah non-ASN siap disalurkan akhir Juni 2026 ini.
  • Menag Nasaruddin Umar memastikan tunjangan meluncur mulus langsung ke rekening masing-masing guru penerima.
  • Saat ini Kemenag tengah mempercepat merampungkan buku rekening kolektif agar proses pencairan berjalan lancar.
Jakarta: Ada angin segar buat para guru di lingkup madrasah! Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah. Ditjen Pendidikan Islam bakal segera mencairkan insentif khusus bagi guru madrasah berstatus Non-ASN pada akhir Juni 2026.
 
Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar sesaat sebelum melangsungkan Rapat Kerja bersama Komisi VIII di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. “Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali dengan berbagi kabar baik. Insya Allah, insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026,” terang Menag di Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.
 
Proses pencairan ini tentu nggak lepas dari proses panjang di balik layar. Menag pun memberikan apresiasi tinggi buat jajarannya yang udah ngebut membereskan berbagai urusan dokumen. “Kami sampaikan apresiasi kepada Tim Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam yang telah bekerja keras menyiapkan kelengkapan administratif bagi pencairan tunjangan ini,” sambung Menag.

Tidak sekadar janji, Menag menegaskan rasa terima kasihnya atas dedikasi luar biasa para guru madrasah yang terus berjuang mencerdaskan generasi muda bangsa. Ke depannya, Kemenag berkomitmen bakal terus memperjuangkan kesejahteraan para guru.
 
Lalu, bagaimana teknis pencairannya? Dirjen Pendidikan Islam, Amin Suyitno menyampaikan, saat ini timnya tengah fokus menyelesaikan pembuatan buku rekening kolektif agar penyaluran dana bisa langsung tepat sasaran ke para guru penerima insentif. “Ini tentu perlu waktu dan kerja keras tim GTK Madrasah,” ujar Amin.
 
Pastinya, proses ini didesain seefektif dan seefisien mungkin agar para guru tidak repot mengantre. “Nantinya, setiap guru akan menerima insentif sebesar Rp1,5 juta dan itu langsung masuk le rekening mereka,” tandasnya.
 
Jadi, bagi Sobat Medcom atau keluargamu yang mengabdi sebagai guru madrasah non-ASN, siap-siap cek rekening di akhir bulan ini, ya!
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA