Pelukan. DOK Freepik
Pelukan. DOK Freepik

Sejarah Hari Peluk Nasional yang Diperingati Setiap 21 Januari, Begini Asal Usulnya!

Renatha Swasty • 22 Januari 2026 12:05
Jakarta: Sobat Medcom, tahukah kamu di Amerika Serikat dan berbagai negara lainnya, merayakan Hari Peluk Nasional atau National Hugging Day setiap tanggal 21 Januari. Peringatan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap pentingnya pelukan. 
 
Pelukan merupakan cara paling sederhana dan efektif mengekspresikan kasih sayang. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingat bahwa meskipun pelukan adalah gestur yang sangat alami, hal ini masih kurang dipraktikkan di zaman modern.
 
Sebelum membahas makna peringatan ini, penting buat kamu mengetahui sejarah lahirnya Hari Peluk Nasional. Simak penjelasannya.

Melansir laman National Today, Hari Peluk Nasional jatuh pada tanggal 21 Januari setiap tahunnya. Tanggal ini tidak berubah dari tahun ke tahun, sehingga menjadi agenda tetap bagi mereka yang ingin merayakan seni memeluk yang sering diremehkan. 
 
Peringatan ini bertujuan mendorong kegiatan memeluk sebagai cara terapeutik untuk menyampaikan kasih sayang dan emosi. Pada hari tersebut, orang-orang dianjurkan memberikan pelukan kepada teman, keluarga, bahkan orang asing dengan cara sopan dan menyenangkan. Peringatan ini mencakup semua jenis pelukan, dari pelukan satu tangan antara sahabat hingga pelukan beruang yang penuh kehangatan.

Sejarah Hari Peluk Nasional

Hari Peluk Nasional diciptakan pada tahun 1986 oleh Kevin Zaborney. Temannya adalah cucu dari pemilik Chase's Calendar of Events, yang membantu mempopulerkan peringatan ini.
 
Zaborney memilih tanggal 21 Januari karena merupakan waktu antara musim liburan musim dingin dan ulang tahun tahun baru. Ia memperhatikan periode ini merupakan waktu ketika orang cenderung merasa murung atau kehilangan semangat.
 
Selain itu, ia juga merasa orang Amerika sering kali terlalu malu menunjukkan kasih sayang di depan umum. Dia berharap Hari Peluk Nasional akan mengubah hal tersebut, meskipun ia tidak pernah benar-benar menyangka peringatan ini akan menjadi populer.
   

Asal Usul Kata "Hug" (Pelukan)

Kata “hug” atau pelukan diyakini berasal dari kata hugga dalam bahasa Norse Kuno yang berarti “menghibur”. Istilah ini pertama kali tercatat sekitar 450 tahun yang lalu, yakni pada dekade 1560-an. Namun, sejarah praktik pelukan itu sendiri jauh lebih sulit dilacak dan tidak sepenuhnya pasti. 
 
Dalam konteks sosial modern, pelukan sebagai bentuk ungkapan kasih sayang di ruang publik baru memperoleh penerimaan penuh dalam lima puluh tahun terakhir, terpisah dari ekspresi kasih sayang lain yang lebih formal, seperti berciuman. Meluasnya praktik pelukan dalam beberapa dekade terakhir kerap diperdebatkan karena dua alasan utama, yaitu menurunnya tingkat formalitas dalam cara berpakaian dan tata krama hubungan sosial, dan perubahan perilaku tokoh politik yang berupaya membangun citra yang lebih hangat dan mudah didekati di mata publik.

Perkembangan Hari Peluk Nasional

Hari Peluk Nasional pertama kali diciptakan pada tahun 1986 di Clio, Michigan, dan dirayakan pada 21 Januari tahun tersebut. Seiring waktu, peringatan ini menyebar ke berbagai negara. Pada 2011, Hari Peluk Nasional mencapai popularitas tinggi di Jerman, menunjukkan pesan kehangatan dan kasih sayang yang dibawanya mampu melampaui batas-batas budaya.
 
Bahkan pada tahun 2012, terjadi momen politik yang berkesan ketika Chris Christie dan Barack Obama berbagi pelukan singkat saat Presiden mengunjungi New Jersey pasca-Badai Sandy. Momen tersebut menunjukkan pelukan dapat menjadi simbol dukungan dan solidaritas di tengah masa-masa sulit.

Pentingnya pelukan

Saat ini, kita nyaris tidak lagi menyadari memeluk di tempat umum pernah dianggap sebagai bentuk ungkapan kasih sayang yang tidak pantas. Kini, pelukan digunakan untuk menyapa teman dan keluarga, mengucapkan perpisahan, memberi selamat, menghibur, maupun menunjukkan dukungan kepada orang lain.
 
Pelukan juga dilakukan sebelum tim olahraga dan pertunjukan memulai pertandingan mereka, dan sebagai tanda kasih sayang umum. Bahkan ada acara amal Free Hugs atau Pelukan Gratis yang menjadi gerakan global untuk menyebarkan kebahagiaan dan kehangatan.
 
Jadi, perlu diingat ya, 21 Januari itu bukan sekadar tanggal biasa di kalender, tetapi ada momen penting yang harus dirayakan. Semoga bermanfaat ya! (Bramcov Stivens Situmeang)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan