Salat tarawih dilaksankan malam hari setelah salat Isya dan sebelum salat Witir. Hukum salat tarawih berjemaah adalah sunnah kifayah karena itu, bisa dilakukan sendiri.
Salah satu rukun utama salat tarawih adalah membaca niat. Berikut niat salat tarawih sendiri, niat salat tarawih berjemaah dan tata caranya:
Niat salat tarawih sendiri
Sebelum menjalankan salat tarawih, kamu harus membaca niat. Niat yang dibaca adalah niat untuk salat sendiri.Bacaan niat sholat tarawih jika dilakukan secara sendiri (munfarid) adalah:
اللَّهُمَّ أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta‘ala
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Niat salat tarawih berjemaah
Untuk yang menjadi makmum (ikut berjamaah), niatnya dibaca sebagai:اللَّهُمَّ أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rak‘ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta‘ala
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Apabila menjadi imam (pemimpin sholat), lafaz niatnya sama dengan makmum, tetapi niatnya diperkuat dalam hati sebagai imam yang memimpin jamaah.
Jumlah rakaat salat tarawih yang dianjurkan
Jumlah rakaat salat tarawih menjadi salah satu hal yang sering dibicarakan di masyarakat. Tidak ada ketetapan tunggal yang wajib dalam Islam, tetapi praktik yang umum diikuti adalah 8 rakaat atau 20 rakaat, kemudian ditutup dengan salat Witir.Tata cara salat tarawih pada dasarnya mengikuti prinsip salat sunah dua rakaat seperti salat lainnya. Salat dimulai dengan takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, melanjutkan dengan bacaan surah pendek atau ayat Al-Qur'an lainnya, rukuk, sujud, tasyahhud, dan salam.
Setelah salam dua rakaat, bisa istirahat ringan sebelum melanjutkan rakaat berikutnya. Salat tarawih selesai setelah 8 rakaat atau 20 rakaat dan kemudian ditutup dengan salat Witir.
Tata cara salat tarawih
Berikut tata cara pelaksanaan salat tarawih dilansir dari laman Baznas:- Mengawalinya dengan niat secara tulus di dalam hati.
- Melakukan Takbiratul Ihram dengan melafalkan "Allahu akbar" sebagai tanda dimulainya ibadah.
- Membaca Surat Al-Fatihah secara khusyuk.
- Membaca surat atau ayat Al-Qur'an pilihan setelah Al-Fatihah.
- Melakukan rukuk dengan tenang sembari membaca doa rukuk.
- Bangkit menuju itidal, yaitu posisi berdiri tegak setelah rukuk, sambil membaca doa itidal.
- Melaksanakan sujud pertama dengan penuh penghayatan serta membaca doa sujud.
- Duduk di antara dua sujud secara tenang dan melafalkan doa yang sesuai.
- Melaksanakan sujud kedua dengan khusyuk seraya membaca doa sujud kembali.
- Berdiri kembali untuk memulai rangkaian rakaat kedua.
- Menjalankan rakaat kedua dengan urutan yang sama, mulai dari membaca Al-Fatihah hingga menyelesaikan sujud kedua.
- Duduk tasyahud akhir setelah sujud kedua pada rakaat kedua, kemudian membaca doa tasyahud akhir.
- Mengakhiri sholat dengan salam, yaitu menolehkan kepala ke arah kanan dan kiri seraya mengucap "Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh".
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News