Rektor USU Muryanto Amin. Foto: MI/Yoseph Pencawan
Rektor USU Muryanto Amin. Foto: MI/Yoseph Pencawan

Muryanto Resmi Dilantik Sebagai Rektor USU, Ini Pesan Kemendikbud

Arga sumantri • 28 Januari 2021 16:05
Jakarta: Rektor Universitas Sumatra Utara (USU) terpilih Muryanto Amin resmi dilantik hari ini. Pelantikan dilakukan di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta.
 
"Kita sangat berharap rektor baru ini bisa memimpin institusinya dengan baik dan melaju ke depan," kata Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Nizam, dalam konferensi pers secara daring, Kamis, 28 Januari 2021.
 
Nizam menyampaikan, pelantikan Muryanto Amin dilakukan oleh Majelis Wali Amanat (MWA) USU. Nizam mengatakan, Muryanto Amin menghadiri langsung pelantikan yang dipimpin oleh Ketua MWA USU, Nurmala Kartini Pandjaitan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nizam menekankan, pelantikan Muryanto Amin mutlak wewenang MWA USU. Sebab USU merupakan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH). Kondisi itu pula yang melandasi pelantikan tidak dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
 
Pelantikan rektor oleh Kemendikbud, kata Nizam, hanya dilakukan pada PTN berstatus Badan Layanan Umum (BLU). Termasuk, penerbitan surat keputusan (SK) pelantikan rektor.
 
Nizam menyatakan, Kemendikbud berharap Muryanto Amin bisa membawa USU menjadi perguruan tinggi yang semakin bagus kualitasnya. Muryanto juga diharapkan bisa membawa USU jadi PTN berkelas dunia. Tahun ini, USU masuk peringkat 501-550 dalam pemeringkatan QS Asia University Ranking.
 
"Saya selalu tekankan, tujuannya bukan ranking, tapi mutu dan layanan pendidikan semakin lama semakin baik dan tidak kalah dengan perguruan tinggi di negara yang maju pendidikannya," ujarnya.
 
Baca: Dituduh Plagiat, Ini Klarifikasi Rektor USU Muryanto
 
Nama Muryanto Amin sempat hangat dibicarakan lantaran dituding melakukan self plagiarism. Tuduhan ini bahkan berujung terbitnya Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Rektor USU lama Runtung Sitepu yang menyatakan Muryanto terbukti bersalah dengan melakukan plagiat karya sendiri atau self plagiarism. SK bernomor 82/UN5.1.R/SK/KPM/2021 itu ditandatangani Runtung pada 14 Januari 2021.
 
Namun, hasil pengkajian Kemendikbud yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi menyatakan Muryanto Amin tak dapat dikatakan melakukan plagiat. Definisi dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional atau Permendiknas Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi menyebutkan bahwa plagiarism itu seseorang mengutip karya pihak lain tanpa menyebutkan sumbernya atau mencuri karya orang lain.
 
Sementara, Dalam Permendiknas tersebut tidak disebut tentang self plagiarism dan eksplisit menyatakan peraturan itu seseorang mengambil mengutip karya orang lain.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif