Sprinter putri Indonesia Emilia Nova membawa bendera merah putih berfoto bersama sprinter Korea Selatan Hyelim Jung usai finish kedua pada final lari halang rintang 100 meter Asian Games 2018, MI/Rommy Pujianto.
Sprinter putri Indonesia Emilia Nova membawa bendera merah putih berfoto bersama sprinter Korea Selatan Hyelim Jung usai finish kedua pada final lari halang rintang 100 meter Asian Games 2018, MI/Rommy Pujianto.

Selain Beasiswa, Atlet Mahasiswa Difasilitasi Jadi PNS

Pendidikan beasiswa Pendidikan Tinggi
Kautsar Widya Prabowo • 15 Maret 2019 19:32
Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mendorong 12 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang memiliki fakultas olahraga untuk mencetak atlet berprestasi. Salah satunya dengan memberikan beasiswa untuk atlet berprestasi sesuai dengan kuota yang telah ditentukan.
 
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menjelaskan, nantinya mahasiswa yang mendapatkan beasiswa tersebut, tidak dintutut untuk mendapatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) yang cemerlang. Melainkan dengan produktivitas medali yang dihasilkan.
 
"Kami ingin mendorong mereka mendapat medali, kalau 12 kampus misalkan per kampus 20 orang, berarti akan ada 240 beasiswa. Kalau mereka mendapatkan medali 240 itu luar biasa," ujarnya di Gedung Kemenristekdikti, Senayan Jakarta, Jumat, 15 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski skema beasiswa tersebut belum diterapkan, Nasir menginginkan agar atlet berprestasi dapat terjamin kehidupannya selepas lulus kuliah. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin, agar atlet difasilitasi menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
 
Sehingga, medali-medali yang berhasil dikumpulkan oleh atlet selama perkuliahan akan menjadi penentu diterima atau tidaknya menjadi PNS. Semakin mendapatkan banyak medali di ajang bergengsi, membuka peluang atlet di terima menjadi PNS semakin besar.
 
Baca:Beasiswa Mahasiswa Difabel Diberikan Mulai Tahun Ini
 
"Kalau memang mereka memiliki medali tingkat nasional berapa, dia bisa masuk PNS, atau medali internasional berapa bisa jadi PNS, ini akan kita dorong," tuturnya.
 
Ke-12 LPTK tersebut tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Mulai dari Sumatera, ada Universitas Medan, Universitas Negeri Padang. Sedangan di Pulau Jawa, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Jogjakarta, Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Negeri Malang.
 
Di Sulawesi juga ada Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Manado dan Universitas Negeri Gorontalo. "Kita ingin mencari bibit atlet profesional ke depan, mudah-mudahan dengan ini kita mendapatkan atlet-atlet yang berprestasi," pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif