Lahan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Asahan, sebagai bentuk komitmen pemda dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah dan sumber daya manusia.
Mengutip laman Kemenag, Wamenag menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan konsep pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, santun, dan mampu bersaing secara global.
“Pendidikan madrasah telah mampu bersaing, dengan keunggulan penguatan spiritualitas sebagai fondasi karakter. Hanya di madrasah, nilai-nilai agama menjadi ujung tombak membentuk generasi yang shaleh, cerdas, dan berkualitas,” tegas Wamenag.
Ia menegaskan, pendirian MAN IC Asahan adalah ‘kawah candradimuka’ untuk melahirkan generasi muslim yang unggul. “Ini jawaban atas lahirnya generasi masa depan bangsa yang lebih baik. Kami berkomitmen membangun madrasah yang representatif dengan sarana-prasarana terbaik,” sambungnya.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Arifin, menjelaskan, hibah tanah ini adalah bentuk tanggung jawab daerah untuk peningkatan SDM. Selain untuk MAN IC, kawasan yang sama juga akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. “Melalui pendidikan madrasah, kami berharap lahir generasi terbaik Asahan yang turut berkontribusi menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045,” ujar Taufik.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi Pemkab Asahan. Kehadiran MAN IC diharapkan dapat melahirkan siswa berakhlak mulia dan berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah. Acara penyerahan hibah tanah ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, sejumlah tenaga ahli dan staf ahli Wamenag, serta para kepala madrasah dan KUA di lingkungan Kankemenag Asahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News