Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Tangkapan Layar.
Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Tangkapan Layar.

Nadiem Berkomitmen Tekan Angka Stunting Hingga 14%

Pendidikan stunting PAUD
Ilham Pratama Putra • 23 September 2020 10:11
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mendapatkan amanat dari Presiden Joko Widodo untuk menurunkan angka stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita di Indonesia. Nadiem pun berkomitmen membantu menekan angka stunting hingga 14 persen.
 
"Bapak Presiden Jokowi telah memberikan instruksi bagi jajarannya, yaitu untuk menurunkan angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024," ujar Nadiem dalam acara komitmen konvergensi cegah stunting melalui peningkatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui Youtube Kemendikbud RI, Rabu, 23 September 2020.
 
Target Kepala Negara itu artinya memangkas separuh dari besaran angka stunting pada 2018. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tercatat angka stunting berada di angka 30 persen pada 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Upaya Percepatan Solusi Stunting Tetap Dijalankan di Tengah Pandemi
 
"Begitu besar amanah yang kita emban untuk memajukan Indonesia, tapi Saya percaya dengan bergotong royong kita bisa menyiapkan manusia-manusia yang unggul, manusia yang tumbuh sehat dari awal kehidupannya," terang Nadiem.
 
Bagi Nadiem persoalan stunting bukan hanya masalah kesehatan dan gizi buruk. Namun, juga masalah kemanusiaan yang membutuhkan komitmen bersama. "Tentu hal ini dikerjakan bersama kepala daerah dan sejumlah lembaga," sambung dia.
 
Dia meyakini upaya penurunan angka stunting penuh tantangan. Dia pun mengajak seluruh pihak dalam penurunan angka stunting. "Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan hidayahnya bagi kita semua dalam mencerdaskan anak bangsa," ungkap dia.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif