Pemberlakuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 12 Tahun 2024.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Anindito Aditomo mengatakan Kurikulum Merdeka diresmikan untuk sekolah se-Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanpa pandang kondisi perekonomian siswa dan orang tua, fisik, dan mental.
Kurikulum Merdeka ini juga diharapkan dapat mendukung guru sebagai peta dalam memberikan pembelajaran sesuai konteks murid dan sekolah.
"Memaksakan yang tidak sesuai konteks dan kondisinya, ini yang kita hentikan di Kurikulum Merdeka," kata Anindito dalam konferensi pers kurikulum untuk jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di Gedung A Kemendikbudristek, Jakarta, Rabu, 27 Maret 2024.
Lantas, apa itu Kurikulum Merdeka? Dan apa saja kelebihan dan kekurangannya? Berikut Medcom.id telah merangkum informasinya.
| Baca juga: Sah! Kurikulum Merdeka Jadi Kurikulum Nasional |
Pengertian Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.Selain itu, guru juga memiliki keleluasaan memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.
Kurikulum Merdeka menggunakan basis projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Projek ini dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.
| Baca juga: Kurikulum Merdeka Diyakini Bertahan Meski Ganti Menteri |
Kelebihan Kurikulum Merdeka
Kurikulum merdeka tentunya disiapkan karena memiliki kelebihan tertentu. Dilansir dari laman kemdikbud, berikut adalah kelebihan kurikulum merdeka:1. Lebih sederhana dan mendalam
Kurikulum merdeka diterapkan agar siswa dapat lebih berfokus pada materi yang esensial terhadap pengembangan kompetensi. Proses pembelajaran juga diharapkan akan lebih mendalam, bermakna, tidak terburu-buru dan menyenangkan.2. Lebih merdeka
Seperti namanya, kurikulum ini tentunya akan membuat siswanya dapat lebih merdeka. Merdeka disini adalah para siswa bisa memilih mata pelajaran sesuai dengan minat, bakat, dan aspirasinya. Selain itu, guru juga diharapkan bisa mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangan siswa.3. Lebih relevan dan interaktif
Pembelajaran melalui kurikulum merdeka akan lebih mengutamakan kegiatan proyek yang dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu aktual misalnya isu lingkungan, kesehatan, dan lainnya untuk mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila.| Baca juga: Nadiem Sebut Kehadiran Kurikulum Merdeka Agar Guru dan Siswa Senang |