Ketua PP Hima Persis terpilih, Ilham Nurhidayatullah (tengah). Foto: Istimewa
Ketua PP Hima Persis terpilih, Ilham Nurhidayatullah (tengah). Foto: Istimewa

Ilham Nurhidayatullah Pimpin PP Hima Persis

Medcom • 02 April 2022 10:18
Jakarta: Pimpinan Pusat (PP) Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) menggelar Muktamar ke X di Banten. Muktamar digelar sebagai bentuk pembenahan nilai-nilai organisasi dan juga sebagai regenerasi kepemimpinan selama satu periode dengan mengusung tema Bangkit, Bersatu, Indonesia Maju.
 
Muktamar X Hima Persis dihadiri seluruh pimpinan wilayah beserta pimpinan daerah yang terlibat sebagai peserta penuh. Agenda yang dilaksanakan mulai 29 Maret hingga 1 April itu menunjuk Ilham Nurhidayatullah sebagai ketua umum PP Hima Persis periode 2022-2024.
 
Pimpinan Wilayah Hima Persis (PW Hima Persis) Kepulauan Riau beserta Pimpinan Daerah Hima Persis Kota Tanjungpinang dan Kota Batam juga menjadi bagian dari peserta Muktamar. Ketua Umum PW Hima Persis Kepri, Ariantomi Yandra, berharap adanya regenerasi kepemimpinan dengan terpilihnya Ilham.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terpilihnya ketua umum PP Hima Persis tentu memberikan aura kepemimpinan baru yang akan memantik semangat perjuangan organisasi untuk menjalankan kerja-kerja organisasi," kata dia, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 2 April 2022.
 
Ilham diharapkan membawa organisasi menuju ke arah yang lebih baik. "Kerja-kerja organisasi yang disusun diharapkan mengakomodasi kepentingan kader-kader Hima Persis seluruh Nusantara," kata Ariantomi.
 
Baca: Organisasi Kepemudaan Harus Kritis kepada Pemerintah
 
Hasil-hasil sidang juga harus sesegera mungkin diimplementasikan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap organisasi. Penyusunan tasykil PP diharapkan mewakili seluruh PW yang ada.
 
Tasykil PW Hima Persis Kepri mengucapkan selamat atas terpilihnya Ilham Nurhidayatullah. Mereka berharap Ilham membawa arah pergerakan organisasi yang lebih progresif lagi menuju kedigdayaan Hima Persis. 
 
"Hima Persis di kepemimpinan saat ini harus menjadi wadah perkaderan dan poros pergerakan dalam konstelasi hidup berbangsa dan bernegara," kata dia.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif