Suasana tes offline Beasiswa OSC Medcom,id di Velodrome, Rawamangun, Jakarta.  Foto:  Medcom.id/Kautsar Widya Wibowo
Suasana tes offline Beasiswa OSC Medcom,id di Velodrome, Rawamangun, Jakarta. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Wibowo

Peserta OSC Diuji Tes Tulis Hingga Wawancara

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Kautsar Widya Prabowo • 19 Desember 2019 11:13
Jakarta: Tes offline untukmasuk 21 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ternama melalui beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id 2019 tengah digelar. Setiap PTS diberi kebebasan untuk membuat sendiri jenis soal maupun metode tes yang akan diujikan kepada calon mahasiswanya di tahap akhir rangkaian seleksi beasiswa OSC 2019 ini.
 
Terdapat 21 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ikut menjadi mitra penyedia beasiswa di program tahunan yang juga disponsori Fajar Paper ini. Jumlah pendaftar OSC yang meningkat setiap tahunnya membuat persaingan masuk ke PTS mitra OSC semakin kompetitif.
 
Masing-masing PTS pun menerapkan sejumlah metode seleksi internal untuk menyaring bibit unggul yang mendaftar di kampus mereka tersebut. Salah satunya Universitas Telkom (Telkom University) yang tak hanya menggelar tes tulis offline, namun juga wawancara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tahap tersebut dianggap efektif untuk lebih mengetahui secara mendalam minat siswa-siswi dalam menekuni jurusan yang dipilihnya."Interview ingin menggali minat peserta, melihat motivasi untuk memilih peminatanya, kesanggupan komitmen kuliah di kita (Tel-U)," ujar Bagian Admisi Nasional Universitas Telkom, Yunia Rizki, kepada Medcom.id saat ditemui di lokasi tes, di Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis, 19 Desember 2019.
 
Pada tahap tersebut peserta OSC diberikan waktu sekitar 15 menit untuk memastikan kelayaakan dirinya diterima di Universitas Telkom. Setelah itu, peserta OSC pelamar Universitas Telkom tersebut tinggal menunggu hasil akhirnya.
 
"(Setelah interview) Tidak ada tes lagi. Nanti di-skorsing, penilaiannya menggunakan sistem online," tuturnya.
 
Selain Universitas Telkom, Universitas Atma Jaya Jakarta juga memulai tes offline dengan melihat kemampuan peserta didik dalam penguasaan Bahasa Inggris. Setelah itu dilanjutkan dengan tahap Tes Potensi Akademik (TPA).
 
"Setiap prodi memiliki bobot penilaian, kalau prodi ilmu sains pasti lebih ke numerik, kalau prodi komunikasi misalnya, akan dilihat verbalnya," tutur Kepala Biro Marketing Public Relation Universitas Atma Jaya Jakarta, Anton Binsar.
 
Hal yang sama juga diterapkan dalam tes offline OSC di Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), yakni dengan melakukan TPA kepada peserta OSC kemudian seleksi wawancara.
 
"Kalau TPA melihat potensi akademik saja, dari verbal, kuantitatif," ujar Koordinator Beasiswa OSC UAI, Nurul Azizah.
 
Tahap wawancara di UAI, kata Nurul, bertujuan mengetahui kepribadian dari calon mahasiswa. "Kenapa memilih jurusan itu, lebih ke pendalaman minatnya. Ada lima jurusan yang dibuka Gizi, Teknologi Pangan, Teknik Elektro, Bahasa Mandarin, dan Progam Studi Pendidikan Guru Pendidikan Usia Dini," terangnya.
 
Setelah melalui tahapan tes online dan seleksi berkas pada November 2019 lalu, sebanyak 1.470 peserta Online Scholarship Competition (OSC) 2019 dinyatakan lolos mengikuti tes offlineyang digelar hari ini. Untuk diketahui, setiap PTS mitra OSC diberi kebebasan untuk membuat soal dan metode tes-nya sendiri di tahap tes offline ini.
 
Dari hasil seleksi tahap akhir ini, akan didapat 420 nama peraih beasiswa OSC yang akan diumumkan pada Awarding Night di hari dan lokasi yang sama. Tahun ini, jumlah Perguruan Tinggi Swasta yang mendukung OSC sebanyak 21 PTS. Jumlah ini bertambah dari tahun sebelumnya yang hanya 18 PTS.
 
Berikut adalah 21 PTS Pendukung OSC 2019:
 
1. Universitas Al-Azhar Indonesia
 
2. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
 
3. Universitas Mercu Buana
 
4. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
 
5. Universitas Multimedia Nusantara
 
6. President University
 
7. Universitas Trisakti
 
8. Institute Teknologi Nasional (ITENAS)
 
9. Universitas Kristen Maranatha
 
10. Telkom University
 
11. Universitas Kristen Duta Wacana
 
12. Universitas Kristen Satya Wacana
 
13. Universitas 17 Agustus 1945
 
14. Universitas Ciputra
 
15. Universitas Gajayana
 
16. Universitas Islam Malang
 
17. Universitas Katolik Widya Mandala (UKWMS)
 
18. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
19. Universitas Fajar
 
20. Universitas Muslim Indonesia
 
21. Universitas Warmadewa Bali

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif