Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Mustholih
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Mustholih

Pengelolaan BOS Madrasah Pakai Sistem Elektronik di 2021

Pendidikan Anggaran Pendidikan Dana Bos
Ilham Pratama Putra • 11 Februari 2020 13:11
Jakarta: Kementerian Agama akan menerapkan sistem elektronik Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (e-RKAM) dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mulai 2021. Sistem ini diinisiasi sejak 2018, diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan dana BOS yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
 
"Sistem e-RKAM ini mulai dipikirkan sejak 2018, kami bangun sistemnya di 2019. Nah di 2020 ini kita akan melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi pengelola keuangan madrasah yang ada di 12 provinsi. Sehingga tahun 2021 sudah siap dioperasikan," jelas Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Kemenag A.Umar, dalam keterangan tertulis, Selasa, 11 Februari 2020.
 
Sebanyak 12 provinsi akan diberikan sosialisasi pelatihan sistem e-RKAM ini, yakni Aceh, Sumatra Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, Sulsel, Kaltim, dan Gorontalo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keberadaan e-RKAM bertujuan untuk meningkatkan kualitas belanja BOS. Maka, target akhir sistem e-RKAM ini adalah peningkatan efisiensi dan efektifitas belanja BOS.
 
"Setiap tahun Kemenag memberikan investasi berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada madrasah negeri dan swasta sekitar 8-9 triliun. Namun bukan hanya besaran anggaran saja yang perlu jadi perhatian, kualitas belanja BOS juga perlu terus ditingkatkan," tegas Umar.
 
Selama ini menurut Umar, pengelolaan dana BOS langsung dikelola oleh masing-masing madrasah. "Dana BOS itu kan memang sudah masuk DIPA masing-masing madrasah. Masuk ke rekening masing-masing. Dengan adanya e-RKAM, kita berharap akuntabilitasnya pun makin meningkat," tuturnya.
 
Dengan adanya e-RKAM, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memantau pergerakan dana BOS mulai dari perencanaan hingga pemanfaatan akhir. "Jika tidak ada sistem perencanaan yang baik, maka seberapapun investasi Pemerintah, maka hal ini tidak akan menghasilkan dampak mutu pembelajaran yang signifikan," jelas Umar.
 
"E-RKAM menjadi salah satu strategi kita untuk terus meningkatkan kualitas madrasah," sambungnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif