Almarhum guru besar Kedokteran Unpad, Prof. Dr. Johan S. Masjhur,dr., SpPD-KEMD, SpKN. Foto: Unpad
Almarhum guru besar Kedokteran Unpad, Prof. Dr. Johan S. Masjhur,dr., SpPD-KEMD, SpKN. Foto: Unpad

Profesor Kedokteran Unpad Johan S. Masjhur Tutup Usia, Raffi Ahmad: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un

Citra Larasati • 14 Mei 2023 06:00
Jakarta:  Keluarga besar Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali berduka. Salah seorang putra terbaiknya, Prof. Dr. Johan S. Masjhur,dr., SpPD-KEMD, SpKN., meninggal dunia pada usia 81 tahun di RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung, Sabtu, 13 Mei 2023 pukul 01.31.
 
Johan S. Masjhur merupakan Guru Besar Emeritus pada Fakultas Kedokteran Unpad. Lahir di Payakumbuh, 28 Februari 1942, almarhum menyelesaikan studi Sarjana Kedokteran di FK Unpad pada 1968. Kemudian dilanjutkan ke jenjang Program Spesialis Penyakit Dalam FK Unpad lulus pada 1976 serta Program Doktor Ilmu Kedokteran FK Unpad dan Kedokteran Nuklir di Asia School of Nuclear Medicine pada 1993.
 
Kedokteran nuklir merupakan bidang kepakaran dari almarhum Johan S. Masjhur. Pada pidato purnabaktinya yang disampaikan pada 26 April 2013, alhamrhum menyampaikan, kedokteran nuklir merupakan cabang ilmu kedokteran yang dihasilkan dari hasil pemikiran dan temuan para ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu, seperti biologi, fisika, kimia, farmasi, teknik rekayasa dan mikroelektronika serta ilmu kedokteran itu sendiri.

“Melalui kedokteran nuklir, dapat dievaluasi suatu penyakit pada tingkat molekul, memprediksi jalannya penyakit, membantu merancang pengobatan yang spesifik, memantau khasiatnya, serta melakukan penyesuaian apabila pengobatan tersebut tidak efektif,” ujarnya dilansir dari laman Unpad, Minggu, 14 Mei 2023.
 
Almarhum Johan S. Masjhur pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Ilmu Kedokteran Nuklir FK Unpad/RSHS 1980-2006, Ketua Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kedokteran Nuklir FK Unpad/RSHS 1999-2007, Ketua Kolegium Ilmu Kedokteran Nuklir FK Unpad/RSHS 2000-2006, Ketua Lembaga Penelitian Unpad 1999-2007, serta Sekretaris Senat Unpad 2007-2011.
 
Di luar Unpad, Johan pernah menjabat sebagai Vice President Asia Oceania Thyroid Association (AOTA) pada 2010-2015. Hingga akhir hayatnya, almarhum masih menguji tesis pada Program Spesialis Ilmu Kedokteran Nuklir FK Unpad serta masih melakukan riset di bidang kelenjar tiroid.
 
Almarhum mendapat penghormatan terakhir melalui upacara yang digelar di Masjid Al-Jihad Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Sabtu, 13 Mei 2023. Almarhum dilepas secara resmi oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti. “Universitas Padjadjaran menyampaikan duta cita mendalam. Beliau adalah sosok luar biasa dan berjasa bagi Unpad,” kata Rektor.
 
Usai mendapat penghormatan, almarhum langsung diberangkatkan ke TPU Cibarunai Kota Bandung.
 
Berpulangnya Johan ini mendapat perhatian warganet, setelah Raffi Ahmad mengunggah kabar meninggalnya Johan di akun Instagramnnya @raffinagita1717.  Ternyata almarhum merupakan kerabat dari suami selebriti Nagita Slavina.
 
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang suami / papa / angku kami tercinta Johan Sjafri Masjhur bin Kahar Masjhur (81 thn) pada hari Sabtu, 13 Mei 2023 pk 01.33 WIB di Bandung. Mohon dibukakan pintu maaf untuk almarhum, husnul khotimah, dilapangkan alam kuburnya & diterima amal ibadah almarhum oleh Allah SWT," ujar Raffi dikutip dari akun Instagramnya. 
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
Baca juga: Mantan Hakim Agung dan Profesor Unpad Prof. Komariah E. Sapardjaja Tutup Usia

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan