Salah satu ruang bagian di dalam gedung Universitas Tadulako yang mengalami kerusakan akibat gempa di Palu, dokumentasi Universitas Tadulako.
Salah satu ruang bagian di dalam gedung Universitas Tadulako yang mengalami kerusakan akibat gempa di Palu, dokumentasi Universitas Tadulako.

70 Persen Infrastruktur Perguruan Tinggi Rusak

Pendidikan Gempa Donggala
Intan Yunelia • 04 Oktober 2018 21:35
Jakarta: Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), 70% infrastruktur perguruan tinggi di Palu dan Donggala rusak.
 
Salah satu perguruan tinggi yang mengalami kerusakan adalah kampus berstatus negeri, Universitas Tadulako."Kalau infrastruktur, berdasarkan data awal kemarin, 70% yang rusak," kata Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Na'im usaiPenandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenristekdikti dengan Kementerian Dalam Negeri, di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018.
 
Berdasarkan data Kemenristekdikti, jumlah mahasiswa yang kuliah di 37 perguruan tinggi di Sulawesi Tengah (negeri dan swasta), mencapai 61.827 mahasiswa. Dari data tersebut, Ainun belum memastikan berapa jumlah mahasiswa dan dosen yang menjadi korban maupun terdampak bencana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini proses pendataan masih berlangsung. "Dalam dua hari saya kira bisa kita update,"ujarAinun.
 
Baca:Mahasiswa Korban Gempa Akan Dapat Beasiswa
 
Iamelanjutkan, bagi mahasiswa yang terkena dampak gempa, akan diberikan bantuan berupa beasiswa. Baik mahasiswa yang kuliah di Palu dan Donggala, maupun mahasiswa asli Palu dan Donggala yang kuliah di luar Sulteng.
 
"Bagi mereka yang kebetulan di luar Palu, kalau keluarganya kena ya kita bantu untuk kuliahnya. Demikian juga yang di Palu," terang Ainun.
 
Khusus bagi mahasiswa yang kuliah di salah satu kampus di lokasi bencana, akan dipindahkan ke universitas lain sementara waktu. Mereka tetap bisa melanjutkan dengan program studi serupa di kampus lain.
 
"Mungkin sebagian besar bisa kuliah di tempat lain sementara," ujar Ainun.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif