Hal tersebut disampaikan Kepala Badan BP SDM Politeknik Kemenkes, Abdul Kadir dalam pengenalan platform anyar tersebut. Kadir mengatakan pendaftaran dapat dilakukan di mana dan kapanpun melalui platfrom Si Ma Ma.
Lebih lanjut untuk tes tulis sendiri dapat dilakukan sesuai domisili pendaftar. Ia mencontohkan, pendaftar dari Papua dapat memilih Poltekkes yang ada di Jakarta tanpa harus datang ke Jakarta.
“Misalnya orang Papua ingin masuk Poltekkes di Jakarta, itu bisa mengikuti tes dengan pendaftaran secara online demi memudahkan calon mahasiswa kita dalam memilih Poltekkes yang diinginkan. Tesnya tetap di Papua,” kata Kadir saat konferensi pers di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Februari 2020.
Ia menjelaskan, ini bisa dilaksanakan karena sistemnya terpusat. Nantinya akan ada Tim Nasional yang membuat soal agar seragam. Tim ini akan menyusun soal seragam untuk tes di Poltekkes seluruh Indonesia.
“Jadi soal Poltekkes dari Aceh, Jakarta hingga Papua nantinya seragam. Persis Sipenmaru (sistem penerimaan mahasiswa baru) ujian tulis. Soal disitribusikan dari pusat ke Poltekkes masing-masing,” terangnya.
Nantinya kertas jawaban akan dikembalikan ke pusat untuk dikoreksi dan diumumkan secara serentak melalui 'Si Ma Ma'.
Hal yang sama berlaku untuk ujian kesehatan. Peserta seleksi juga bisa mengikuti tes kesehatan di domisilinya. “Ujian kesehatan biasa calon mahasiswa pemeriksaan fisik sederhana. (Tes) Laboratorium sederhana, (kita) ikutkan tes narkoba,” terangnya.
Pendaftaran mahasiswa baru Politeknik Kementerian Kesehatan (Poltekkes) akan dibuka besok, Jumat, 14 Februari 2020. Informasi terkait pendaftaran tersebut dapat diakses melalui laman simama-poltekkes.kemkes.go.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News