Direktur Kelembagaan Sumber Daya Manusia (SDM) Kemendikbudristek, Henry Tambunan. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Direktur Kelembagaan Sumber Daya Manusia (SDM) Kemendikbudristek, Henry Tambunan. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Competitive Fund Vokasi Akan Jawab Tantangan Dunia Kerja

Ilham Pratama Putra • 19 Mei 2022 18:39
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali melanjutkan program competitive fund vokasi pada 2022. Program ini merupakan dorongan pembentukan SMK D2 fast track dan upgrading program studi Perguruan Tinggi Vokasi D3 menjadi D4 atau sarjana terapan.
 
Direktur Kelembagaan Sumber Daya Manusia (SDM) Kemendikbudristek, Henry Tambunan, mengatakan program ini akan memperkuat lulusan vokasi. Sehingga, mampu menjawab tantangan kerja di masa depan.
 
"Program ini disiapkan Direktorat Jenderal Vokasi untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis," kata Henry dalam Silaturahmi Merdeka Belajar, Kamis, 19 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia berharap ke depan dengan program ini lulusan vokasi mampu bersaing masuk ke dunia kerja. Utamanya, menghilangkan asumsi perguruan tinggi vokasi berada di bawah perguruan tinggi lainnya.
 
"Karena ada asumsi yang berkembang yang menempatkan pendidikan vokasi di nomor sekian," sebut dia.
 
Henry menyebut melalui program ini pendidikan vokasi juga akan semakit dekat dengan industri. Sehingga, keduanya mampu menciptakan model pendidikan yang terbaik, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
 
"Jadi, didalamnya kita harapkan nanti ada kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, yang kemudian merancang dan menyusun kurikulum untuk memastikan link and match antara industri dan perguruan tinggi vokasi," tutur dia.
 
Baca: Competitive Fund Vokasi 2022, Kemendikbudristek Sasar Program Penyiapan dan Penguatan
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif