Sosialisasi Program Competitive Fund Vokasi 2022. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Sosialisasi Program Competitive Fund Vokasi 2022. Foto: Medcom.id/Citra Larasati

Competitive Fund Vokasi 2022, Kemendikbudristek Sasar Program Penyiapan dan Penguatan

Pendidikan Pendidikan Vokasi Nadiem Makarim Vokasi Kemendikbudristek
Citra Larasati • 22 April 2022 07:30
Tangerang:  Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menerbitkan 113 Surat Keputusan Izin Pembukaan program studi Sarjana Terapan (S.Tr).  Dari 113 kampus tersebut, 45 di antaranya merupakan penerima bantuan Competitive Fund (CF) Vokasi 2021. 
 
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Makarim, menyambut positif peluncuran Competitive Fund Vokasi 2022.  “Ini merupakan kelanjutan Competitive Fund Vokasi 2021,” tutur Nadiem sambutannya secara daring di Sosialisasi Program Competitive Fund Vokasi 2022, Kamis, 21 April 2022.
 
Sebelumnya, program Competitive Fund Vokasi telah berhasil membantu 232 program studi pada 167 perguruan tinggi, dengan total nilai sebesar Rp114 miliar.  Kemudian juga memberi manfaat kepada setidaknya 6.000 mahasiswa dan 2.000 dosen, serta melibatkan 344 mitra industri dan 64 mitra SMK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melanjutkan keberhasilan capaian 2021, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi kembali meluncurkan Program Competitive Fund Vokasi Tahun Anggaran 2022. Pada 2021, Competitive Fund Vokasi hanya berfokus pada program penyiapannya.
 
Tahun ini, Competitive Fund Vokasi memberikan kesempatan bagi penerima manfaat program yang telah memiliki SK untuk mengimplementasikan program kegiatannya dengan menggunakan bantuan ini.  Pada 2022, terdapat dua fokus utama program Competitive Fund Vokasi, yaitu Program Penyiapan dan Program Penguatan.
 
Transformasi Program Studi Diploma III menjadi program sarjana terapan merupakan skema pertama yang ditawarkan dalam Program Penyiapan. Skema lainnya adalah Program Pembukaan Diploma Dua Jalur Cepat. 
 
Dana bantuan CF Vokasi 2022 dapat dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan lokakarya, diskusi terpumpun, dan kegiatan peningkatan kompetensi SDM tidak bergelar, seperti pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan magang industri.
 
Pelibatan mitra industri dan dunia kerja, lanjut Nadiem, menghasilkan 464 kerja sama link and match pada aspek penyelarasan kurikulum, pemagangan mahasiswa, praktisi mengajar, serta penyerapan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
 
“Kolaborasi link and match yang menyeluruh, bukan hanya sakadar hitam di atas putih inilah, yang benar-benar kita butuhkan untuk membantu para pelajar vokasi kita mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja,” jelas Nadiem. 
 
Merespons keberhasilan CF Vokasi 2021, Nadiem menguraikan, pelibatan mitra industri dan usaha ini menghasilkan 464 kerja sama Link and Match pada aspek penyelarasan kurikulum, pemagangan mahasiswa, praktisi mengajar serta penyerapan lulusan yang sesuai kebutuhan industri. Sungguh luar biasa.
 
"Sebelumnya, kita juga telah meluncurkan Program Pertukaran Pelajar IISMA Edisi Vokasi. Saya yakin, kita akan semakin mengakselerasi peningkatan kualitas pendidikan vokasi,” ucap Nadiem. 
 
Baca juga:  Prospek Kerja Cerah, Gaji Lulusan Vokasi Bidang Kemaritiman Capai Ribuan Dolar AS
 
Selain itu, ini pada pendanaan Competitive Fund 2022 ini, program penguatan juga ditujukan bagi program studi Sarjana Terapan dan Diploma Dua yang reguler dengan syarat telah memiliki lulusan, terakreditasi, dan telah menjalankan praktik baik Sistem Penjaminan Mutu Internal. 
 
“Capaian yang sudah diperoleh harus terus kita jadikan motivasi untuk semakin meningkatkan kualitas program kita,” tutup Nadiem. 
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif