Melalui program ini, para calon mahasiswa bisa menempuh pendidikan di universitas-universitas terbaik, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Bantuan dana yang diberikan juga sangat lengkap karena mencakup seluruh biaya kuliah hingga biaya kebutuhan hidup sehari-hari.
Program ini dirancang untuk mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing tinggi. Fokus utamanya adalah melahirkan tenaga ahli yang nantinya mampu memajukan berbagai sektor penting di Indonesia.
Untuk mencapai tujuan tersebut, beasiswa ini difokuskan pada bidang-bidang pilihan yang sangat dibutuhkan oleh negara. Pendaftar bisa memilih jurusan yang berkaitan dengan kesehatan, pangan, energi, pertahanan, digital, industri, maritim, bisnis, hingga hukum dan kebijakan publik.
Namun, sebelum membahas lebih lanjut mengenai persyaratan hingga jadwal seleksinya, yuk simak terlebih dahulu apa itu Beasiswa Garuda berikut ini.
Apa itu Beasiswa Garuda Sarjana?
Beasiswa Garuda Sarjana adalah program beasiswa kuliah untuk jenjang S1 atau diploma empat/sarjana terapan yang dibiayai oleh pemerintah. Program ini dibuat khusus untuk membantu putra-putri terbaik di Indonesia agar bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi terbaik di dunia.Dalam pelaksanaannya, program ini dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek), sedangkan anggarannya disalurkan melalui Dana Abadi Pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini dirancang sejak awal pendaftaran hingga kelulusan untuk memastikan mahasiswa bisa fokus belajar tanpa kendala biaya.
Benefit Beasiswa Garuda
Para penerima Beasiswa Garuda Sarjana akan mendapatkan fasilitas pembiayaan penuh yang sangat lengkap. Berdasarkan Buku Panduan Beasiswa Garuda Sarjana 2026, komponen dana bantuan dibagi menjadi dua kategori utama:1. Dana Pendidikan
- Biaya SPP (tuition fee) yang ditanggung penuh selama masa kuliah
- Biaya pendaftaran sebagai bantuan dana untuk proses mendaftar ke kampus tujuan
- Dana bantuan tahunan untuk membeli buku dan kebutuhan literatur kuliah.
2. Dana Pendukung
- Biaya transportasi, seperti tiket pesawat untuk keberangkatan dan kepulangan studi
- Biaya aplikasi bisa atau pembiayaan untuk pengurusan izin tinggal studi di luar negeri
- Jaminan kesehatan resmi selama menjalani masa studi
- Biaya kedatangan (settlement allowance) atau uang saku awal untuk beradaptasi saat pertama kali tiba di negara tujuan
- Uang saku rutin setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari
- Dana keadaan darurat (force majeure) atau bantuan biaya jika terjadi situasi darurat yang tidak terduga.
Persyaratan Umum Beasiswa Garuda
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan KTP, KK, KIA, atau paspor
- Siswa aktif kelas 12 di SMA, SMK, atau MA pada tahun ajaran 2025/2026
- Berhak mengikuti Jalur SNBP di sekolah masing-masing, dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah beserta nilai rapor semester 1 sampai 5. Jika siswa berprestasi hanya ingin kuliah ke luar negeri dan memilih tidak ikut SNBP, kepala sekolah bisa menerbitkan surat keterangan khusus pengganti
- Memiliki sertifikat kemampuan bahasa asing yang masih berlaku dengan ketentuan skor minimal:
- Pilihan Luar Negeri: Skor IELTS minimal 6,5 (skor tiap bagian minimal 6,0); TOEFL iBT minimal 80; atau PTE Academic minimal 58. Untuk bahasa non-Inggris (Prancis, Spanyol, Mandarin, Jepang, Jerman), skor minimal wajib mengikuti standar resmi yang tertulis di buku panduan
- Pilihan Dalam Negeri (Joint/Double Degree): Skor IELTS minimal 6,0; TOEFL ITP minimal 500; TOEFL iBT minimal 61; atau PTE Academic minimal 5
- Melampirkan surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah (maksimal dibuat dalam 6 bulan terakhir)
- Khusus pendaftar disabilitas, wajib menyertakan surat keterangan disabilitas dari rumah sakit, surat persetujuan dari orang tua di atas meterai Rp10.000, serta surat permohonan pendampingan aktivitas.
Persyaratan Khusus Beasiswa Garuda
- Memiliki sertifikat prestasi dalam 3 tahun terakhir dari ajang yang diadakan atau dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), atau pernah menjadi pengurus inti OSIS (Ketua, Wakil, Anggota Inti) yang dibuktikan dengan SK Kepala Sekolah
- Melampirkan hasil tes IQ dengan skor minimal 110 dari lembaga psikologi terakreditasi minimal Baik Sekali (hasil tes maksimal berusia 2 tahun)
- Melampirkan sertifikat tes SAT dengan skor minimal 1.170. Jika belum memiliki SAT atau skornya belum cukup, pendaftar wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) online yang diadakan Ditjen Saintek
- Bagi pendaftar dari keluarga kurang mampu, wajib mengunggah bukti bantuan sosial seperti kartu PKH, KKS, KIP, KJP, atau KIS, disertai slip gaji orang tua serta bukti tagihan/token listrik 3 bulan terakhir.
Tata Cara Pendaftaran Beasiswa Garuda
- Pendaftar wajib memilih 2 bidang prioritas dari 10 pilihan yang tersedia di laman https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id, seperti bidang kesehatan, pangan, digital, energi, atau ekonomi
- Dari bidang yang dipilih, tentukan kampus impian. Pendaftar bisa memilih universitas di wilayah Amerika/Kanada, Eropa, Australia, Asia, atau program kerja sama dalam negeri
- Buka situs resmi pendaftaran terintegrasi milik LPDP di laman https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id
- Lengkapi profil diri, tulis esai pendek tentang pengalaman dan rencana masa depan, lalu unggah semua dokumen yang diminta.
Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda Gelombang II
Berikut adalah tahapan penting Gelombang II tahun 2026 yang wajib dicatat:- Pendaftaran Online: 25 Mei-25 Juni 2026
- Seleksi Administrasi (Pemeriksaan Berkas): 25 Juni-10 Juli 2026
- Tes Bakat Skolastik (TBS) Online: 25-30 Juli 2026
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 5 Agustus 2026
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai Beasiswa Garuda Gelombang II yang masih dibuka hingga 25 Juni 2026. Yuk daftar sekarang juga! (Talitha Islamey)
| Baca juga: Beasiswa Bawaslu untuk S1 - S3 2026: Kuliah Gratis di UI Plus Bisa Pindah Tugas Dekat Kampus! |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda