Beasiswa OSC Medcom.id.
Beasiswa OSC Medcom.id.

Lolos Online Test Beasiswa OSC 2026? Ini Syarat Dokumen dan Cara Submit Seleksi Berkas

Bramcov Stivens Situmeang • 18 Juni 2026 11:49
Ringkasnya gini..
  • Peserta Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) 2026 yang dinyatakan lolos online test kini memasuki tahap seleksi berkas.
  • Tahap ini berlangsung mulai 17 Juni hingga 24 Juni 2026 sebagai proses lanjutan sebelum final test.
  • Peserta yang berhasil lolos wajib mengunggah berbagai dokumen pendukung sesuai ketentuan kampus tujuan.
Jakarta: Peserta Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) 2026 yang dinyatakan lolos online test kini memasuki tahap seleksi berkas. Tahap ini berlangsung mulai 17 Juni hingga 24 Juni 2026 sebagai proses lanjutan sebelum final test.
 
Peserta yang berhasil lolos wajib mengunggah berbagai dokumen pendukung sesuai ketentuan kampus tujuan. Berkas tersebut menjadi salah satu syarat mengikuti tahap seleksi akhir yang akan diselenggarakan masing-masing kampus mitra.
 
Sebelumnya, hasil online test Beasiswa OSC 2026 telah diumumkan pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 15.00 WIB melalui laman OSC. Nama-nama peserta yang lolos ditampilkan pada profil kampus tujuan masing-masing.

Online test OSC 2026 sendiri telah dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026 sebagai tahap pertama seleksi. Peserta yang berhasil memperoleh nilai terbaik kemudian berhak melaju ke tahap seleksi berkas.
 
Head of Corporate Communication Medcom.id, Findo Gading, menjelaskan seleksi berkas merupakan tahapan kedua dalam rangkaian Beasiswa OSC 2026. Seluruh peserta yang lolos online test diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen akademik maupun nonakademik.
 
"Seleksi berkas sebenarnya kan tahap kedua OSC. Setelah kemarin kita umumkan hasil online tes, nah sekarang masuk ke dalam seleksi bekas di mana nanti seluruh peserta yang lolos ke tahap ini akan dimintain berbagai berkas," ujar Findo kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Jadwal Seleksi Berkas OSC 2026

Peserta hanya memiliki waktu tujuh hari untuk mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan. Karena itu, finalis diimbau segera melengkapi berkas sebelum batas waktu berakhir.
 
"Dari mulai disubmit berkas ini, dari sejak pengumuman 17 sampai 24 Juni. Masa peserta untuk submit berkas dari 17 Juni itu berarti kemarin Hari Rabu sampai dengan 24 Juni. Jadi hanya ada waktu 7 hari," beber dia.
 
Berdasarkan informasi resmi OSC, batas akhir pengumpulan berkas jatuh pada 24 Juni 2026 pukul 23.59 WIB. Setelah tenggat tersebut berakhir, peserta tidak lagi dapat melakukan pengunggahan dokumen.

Dokumen yang Wajib Disiapkan

Setiap peserta diwajibkan menyiapkan dokumen dalam bentuk hasil scan atau soft file. Berkas kemudian diunggah melalui tautan yang telah disediakan sesuai kampus tujuan.
 
Berikut dokumen yang perlu disiapkan peserta OSC jenjang S1:
  1. Form data diri beasiswa OSC (unduh di website OSC)
  2. ⁠Pas foto ukuran 4x6
  3. Latar Belakang Biru (Tahun Lahir Genap)
  4. Latar Belakang Merah (Tahun Lahir Ganjil)
  5. ⁠Scan Rapor kelas 10-12
  6. ⁠Scan Ijazah (Jika tidak ada bisa digantikan SKL/Surat Keterangan Lulus)
  7. ⁠Scan sertifikat/piagam penghargaan akademik dan non akademik (bila ada)
  8. ⁠Portofolio karya berupa karya tulis/foto/design/dan lain-lain (bila ada)
Peserta gap year juga diminta menyertakan rapor kelas 12. Sedangkan, peserta kelas 12 wajib melampirkan surat pengantar dari sekolah.

Cara Submit Berkas OSC 2026

Seluruh dokumen dikumpulkan secara online sehingga peserta tidak perlu mencetak berkas. Cukup unggah dokumen dalam bentuk hasil scan melalui tautan yang telah ditentukan.
 
Setiap kampus memiliki link pengumpulan berkas yang berbeda. Tautan tersebut dapat diakses melalui Linktree OSC 2026 di link: linktr.ee/beasiswaosc2026, WhatsApp Group, maupun akun Instagram resmi Beasiswa OSC.
 
"Cukup di scan, form. Soft file, nanti di upload ke link Google Drive. Drive yang udah disiapin sama panitia. Jadi nanti satu kampus, satu link Google Drive. Nah, nanti detail link-nya bisa cek di WhatsApp group ataupun lewat sosial media Instagram gitu," papar Findo.
 
Berikut langkah pengumpulan berkas OSC 2026:
  1. Siapkan seluruh dokumen dalam bentuk scan
  2. Akses link seleksi berkas berikut: linktr.ee/beasiswaosc2026
  3. Unggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan (sesuai kampus tujuan)
  4. Pastikan berkas terkirim sebelum 24 Juni 2026 pukul 23.59 WIB
  5. Setelah Seleksi Berkas, Peserta Akan Menghadapi Final Test
Peserta yang lolos seleksi berkas akan melanjutkan ke final test. Tahapan ini menjadi penentu akhir penerima Beasiswa OSC 2026.
 
Findo mengatakan bentuk final test dapat berbeda pada setiap kampus. Kampus diberikan kewenangan penuh untuk menentukan mekanisme seleksi yang akan digunakan.
 
"Nanti ada mungkin yang psikotest, ada juga lagi mungkin ada yang sekadar wawancara, ada juga tes warna atau tes gambar untuk yang DKV, ada juga mungkin yang tes potensi akademik lagi. Nah, ada juga kampus yang mungkin mengundang ke kampus untuk final test di kampus itu juga akan ada seperti itu. Ada juga yang online saja" ungkap dia.
 
Pelaksanaan final test dapat dilakukan secara online maupun offline. Jadwal dan teknis pelaksanaannya akan diumumkan oleh masing-masing kampus.
 
"Jadi, semua final testnya nanti diserahkan ke kampus untuk mekanisme seperti apa," ujar dia.

Lolos Online Test Belum Tentu Mendapat Beasiswa

Peserta yang berhasil lolos online test belum otomatis menjadi penerima Beasiswa OSC 2026. Mereka masih harus bersaing kembali pada tahap final test sesuai kuota yang tersedia.
 
Menurut Findo, sekitar 500 peserta berhasil lolos ke tahap seleksi berkas. Jumlah tersebut nantinya akan kembali disaring oleh kampus hingga tersisa penerima beasiswa sesuai kuota.
 
"Oh ya pasti, kan ini final test. Jadi, anggaplah dari ribuan peserta ikutan online test, kita sort masing-masing ada yang 50 per kampus, ada yang 20 per kampus, nanti di-sort sesuai dengan kuotanya ada yang 10, ada yang 20 per kampus, ada yang 15," beber dia
 
Karena itu, peserta tidak boleh lengah meski telah lolos online test. Penentuan penerima beasiswa sepenuhnya dilakukan berdasarkan hasil final test.
 
"Enggak, kan namanya aja final test. Jadi siapa yang lolos final test baru dapat mendapatkan beasiswanya. Nah kalau kemarin itu ada 500an peserta yang lolos ke online test," jelas Findo. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA