Kampus IPB. DOK IPB
Kampus IPB. DOK IPB

IPB Buka Pilihan WFH Hari Senin, Tidak Cuma Jumat

Ilham Pratama Putra • 10 April 2026 15:34
Ringkasnya gini..
  • IPB memberi keleluasaan untuk memilih satu hari WFH dalam sepekan.
  • Penentuan hari WFH disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing unit.
  • Kebijakan WFH bagi dosen dan tenaga kependidikan mulai diberlakukan sejak awal April 2026.
Jakarta: IPB University menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi dosen dan tenaga pendidik menyusul kebijakan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sebagai upaya efisiensi energi. IPB memberi keleluasaan untuk memilih satu hari WFH dalam sepekan.
 
Penentuan hari WFH disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing unit. Bahkan, di tingkat fakultas yang berkaitan dengan perkuliahan.
 
"Kami memberi dua pilihan, ada Jumat, ada Senin," beber Rektor IPB University Alim Setiawan di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

Alim menuturkan kebijakan WFH diambil sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan kampus. Kebijakan ini juga mengacu pada kebijakan nasional terkait efisiensi energi.
 
"Kita juga mengikuti dan kita sudah menerapkan WFH satu hari dalam lima hari kerja untuk penghematan BBM," ujar dia.
 
Kebijakan WFH bagi dosen dan tenaga kependidikan mulai diberlakukan sejak awal April 2026. IPB menyesuaikan diri dengan arahan pemerintah terkait efisiensi energi.
 
“Pak Menteri (Mendiktisaitek Brian Yuliarto) sudah menyampaikan sejak tanggal 1 atau 2 April, dan kami sudah berlakukan sejak tanggal 6 April,” sebut dia.
 
Meski demikian, IPB tetap menjaga produktivitas akademik. Kampus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal.
 
“Kita akan menjaga agar produktivitas tidak menurun,” ujar dia.
 
Alim mengatakan kebijakan WFH membuat adanya adaptasi terhadap kegiatan perkuliahan. Pihaknya bakal memanfaatkan teknologi untuk mendukung aktivitas perkulihan.
 
"Kita pakai pendekatan online dan juga e-learning dengan pola pembelajaran kombinasi hybrid, daring, luring dan sebagainya," ujar Alim.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan