Perpustakaan UI. Foto: UI
Perpustakaan UI. Foto: UI

Dari Pramoedya hingga Harry Potter, Ini 20 Buku Paling Diminati Mahasiswa UI

Citra Larasati • 04 Januari 2026 16:23
Jakarta: Daya tarik buku fiksi di tengah lingkungan akademis yang ketat bukan sekadar hiburan, melainkan cara untuk menjaga keseimbangan intelektual. Hadirnya buku fiksi dalam kehidupan mahasiswa yang penuh dengan rumus, data, serta teori menjadi ruang yang tepat untuk beristirahat. 
 
Perpustakaan Universitas Indonesia (UI) tidak hanya menyimpan deretan buku tebal yang menjemukan. Di dalamnya, justru koleksi fiksi mendominasi rak-rak buku. Mulai dari sastra klasik yang tak lekang oleh waktu hingga sastra kontemporer yang relevan dengan isu masa kini.
 
Buku fiksi tetap menjadi pilihan bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial melalui imajinasi. Dengan memberikan akses yang luas terhadap karya fiksi, Perpustakaan UI terus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih berwarna dan menarik bagi seluruh mahasiswa. 

Nah, kira-kira apa saja buku yang populer di kalangan mahasiswa UI? Yuk intip daftarnya di bawah ini.
 
Melansir akun Instagram @ui_library, berikut daftar buku fiksi yang paling sering dipinjam di Perpustakaan UI
  1. Pulang karya Leila S. Chudori
  2. Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer
  3. Di Tanah Lada karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
  4. Harry Potter dan Batu Bertuah karya J.K. Rowling
  5. Animal Farm karya George Orwell
  6. The Midnight Library karya Matt Haig
  7. Harimau! Harimau! karya Mochtar Lubis
  8. Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
  9. The Poppy War karya R.F. Kuang
  10. Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer
  11. Jejak Langkah karya Pramoedya Ananta Toer
  12. Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari
  13. Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere Liye
  14. Harry Potter dan Tawanan Azkaban karya J.K. Rowling
  15. Negeri Para Bedebah karya Tere Liye
  16. The Kite Runner karya Khaled Hosseini
  17. Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye
  18. Rapijali 1: Mencari karya Dee Lestari
  19. Rumah Kaca karya Pramoedya Ananta Toer
  20. Cerita dari Digul karya Pramoedya Ananta Toer
  21. The Trial karya Franz Kafka
  22. Bumi karya Tere Liye
  23. Dunia Anna karya Jostein Gaarder
  24. Keajaiban Toko Kelontong Namiya karya Keigo Higashino
Daftar tersebut menunjukkan bahwa minat literasi mahasiswa masih tinggi, tidak hanya bacaan ilmiah tetapi juga bacaan dengan genre fiksi. Karya sastra Indonesia masih menjadi favorit, kemudian disusul oleh karya sastra terjemahan yang mulai dieksplorasi. 
 
Nah, Sobat Medcom setelah membaca daftar tersebut kita jadi tahu kalau dunia literasi di kalangan mahasiswa jauh dari kata membosankan. Oleh karena itu, yuk dukung penulis lokal dan jangan ragu untuk mengeksplorasi karya terjemahan.
 
Baca juga:  Atomic Habits Jadi Rekomendasi Buku Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Awal 2026

Semoga informasi ini bermanfaat ya. Selamat membaca! (Talitha Islamey)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan