Booth Uni KL di World Post Graduate 2026. Foto: Medcom/Citra Larasati
Booth Uni KL di World Post Graduate 2026. Foto: Medcom/Citra Larasati

Kuliah S2-S3 di Uni KL Malaysia, Ini Benefit dan Kisaran Biayanya

Citra Larasati • 11 Mei 2026 15:20
Ringkasnya gini..
  • Kuliah S3 di Uni KL cuma Rp120 jutaan sampai lulus! Jauh lebih murah dan cepat dibanding kampus dalam negeri.
  • Lulus S2 di sini anti ribet birokrasi dan nggak wajib publikasi jurnal! Syarat Scopus cuma buat program S3 aja.
  • Kampus konsep 'Teaching Factory'. Biarpun nggak ada beasiswa, sedia research grant yang bikin kamu cuan tiap bulan!
Jakarta: Pameran World Post Graduate Expo 2026 di Jakarta menjadi magnet bagi pelajar maupun profesional Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Salah satu destinasi yang sukses mencuri perhatian pengunjung adalah Malaysia, khususnya Universiti Kuala Lumpur (Uni KL).
 
Universitas yang telah berusia 24 tahun ini menawarkan skema pendidikan teknikal yang berorientasi pada industri, biaya yang sangat kompetitif, hingga kemudahan birokrasi bagi mahasiswa pascasarjana.

Kampus Berkonsep 'Teaching Factory'

Executive Marketing and Admisssion - Postgraduate International Uni KL, Arief Redzuan bin Ahmad, menjelaskan bahwa status Uni KL adalah Government Linked University (GLU) atau universitas terkait Kerajaan. Uni KL dimiliki oleh Majelis Amanah Rakyat (MARA), sebuah badan di bawah Kementerian Desa dan Wilayah Malaysia.
 
Sebagai universitas teknikal pertama di Malaysia, Uni KL memiliki 12 kampus yang tersebar di seluruh negeri dengan spesialisasi masing-masing sesuai lokasi industri. Misalnya, kampus di Lumut difokuskan untuk teknik perkapalan (Marine Engineering), sedangkan kampus di Sepang, Selangor, khusus untuk teknologi penerbangan.

"Jadi ini yang dipanggil, kalau di Uni KL kita panggil teaching factory concept. So facility yang ada disediakan di kampus itu hampir menyerupai dengan apa yang pelajar bakal hadapi nanti bila mereka keluar ke dunia pekerjaan," ungkap Arief saat ditemui di sela-sela World Post Graduate 2026, di Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026.
 
Meski secara pemeringkatan QS atau Times Higher Education Uni KL saat ini berada di posisi 800 hingga 1.000, Arief menekankan bahwa hal ini dikarenakan Uni KL lebih berfokus pada applied science dan keahlian hands-on, bukan sekadar riset murni untuk mengejar pemeringkatan.

Biaya Lebih Terjangkau Dibanding Kampus Lokal

Daya tarik utama yang membuat pengunjung pameran terkejut adalah efisiensi biaya. Puji Suarmanto, salah satu pengunjung pameran yang sedang mencari perbandingan kampus (benchmarking) di ASEAN, menemukan fakta menarik terkait efisiensi pembiayaan kuliah di Malaysia.
 
Menurut Puji, biaya kuliah S3 di Uni KL jauh lebih murah dibandingkan universitas negeri ternama maupun swasta di Indonesia. Untuk jenjang doktoral di bidang Manajemen atau Automasi Industri misalnya, mahasiswa hanya perlu merogoh kocek sekitar RM30.600 hingga RM30.700, atau setara dengan Rp120 jutaan hingga lulus dalam waktu tiga tahun.

Bebas Birokrasi Ribet dan Syarat Jurnal S2

Selain faktor biaya, pengalaman administratif juga menjadi sorotan. Puji yang sebelumnya menempuh pendidikan S2 di Indonesia merasa bahwa sistem birokrasi pendidikan di Malaysia jauh lebih suportif terhadap kelulusan mahasiswa.
 
"Ya di Malaysia dia lebih fair lah, lebih membantu kita gitu. Ketimbang kayak urusan administratif, kayak di Indonesia kita belum bisa daftar sidang tesis kalau administrasi ini belum, ini belum, SKCK, blablabla," cerita Puji.
 
Di Uni KL, mahasiswa program S2 juga tidak dibebani dengan syarat wajib publikasi jurnal untuk bisa lulus. Syarat publikasi (seperti Scopus, Web of Science, atau ERA) hanya diwajibkan untuk program S3. Hal ini sangat menguntungkan mahasiswa yang ingin fokus pada pembelajaran tanpa terhambat syarat administratif yang seringkali memperlambat masa studi.

Syarat Masuk dan Peluang 'Research Grant'

Bagi mahasiswa Indonesia yang tertarik, Uni KL menetapkan syarat yang cukup mudah. Untuk jenjang S1, rata-rata nilai minimal adalah 66 dari skala 100. Sementara untuk S2 dan S3, cukup memiliki ijazah di bidang yang relevan, atau memiliki pengalaman kerja yang sesuai jika lintas jurusan. Syarat kemampuan bahasa Inggris (IELTS) yang diminta adalah 6.0 untuk bidang manajemen dan 5.0 untuk bidang teknik.
 
Meski tidak menyediakan beasiswa potongan biaya secara langsung karena biayanya yang sudah terjangkau, Uni KL menyediakan bantuan pendanaan riset yang menjanjikan.
 
"Jadi research mereka mesti berkualiti tinggi dan ada high impact. Jadi mereka boleh memohon untuk mendapatkan research grant. Research grant itu akan dikembalikan kepada pelajar dalam bentuk stipend atau monthly allowances," tutup Arief.
 
Tunjangan bulanan ini bahkan bisa melebihi total biaya kuliah yang dibayarkan, menjadikan Uni KL sebagai investasi pendidikan yang sangat menjanjikan bagi pelajar Indonesia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA