Ilustrasi KIP Kuliah. Medcom
Ilustrasi KIP Kuliah. Medcom

Kemendikbudristek Ingatkan Bantuan Biaya Hidup Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Tidak Boleh Dipotong

Renatha Swasty • 01 Agustus 2022 13:24
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengingatkan perguruan tinggi, LLDIKTI, dan pihak mana pun tidak memotong biaya hidup penerima KIP Kuliah dengan alasan apa pun. Buku tabungan dan ATM mahasiswa penerima KIP Kuliah juga harus dipegang mahasiswa yang bersangkutan.
 
Pelanggaran akan diproses hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hal itu tercantuk dalam revisi atas pengelolaan KIP Kuliah yang dituangkan dalam Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen) Kemendikbudristek Nomor 10 Tahun 2022.
 
Sub Koordinator Pokja KIP Kuliah Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Muni Ika, mengatakan bantuan biaya hidup harus sepenuhnya diterima mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tidak ada alasan apa pun, termasuk untuk pembiayaan pendidikan sebab untuk perguruan tinggi sudah ada bantuan biaya operasional pendidikan  untuk masing-masing mahasiswa penerima KIP Kuliah dalam bentuk bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan bantuan biaya pengelolaan,“ ujar Muni dikutip dari laman Puslapdik Kemendikbud, Senin, 1 Agustus 2022.
 
Muni menjelaskan biaya operasional pendidikan penerima Program KIP Kuliah sudah meliputi semua biaya operasional pendidikan yang terkait langsung dengan proses pembelajaran selama satu semester.
 
Namun, dia mengakui beberapa jenis pembiayaan tidak tercover dalam bantuan KIP Kuliah. Adapun biaya operasional pendidikan yang tidak dicover KIP Kuliah, yakni:
  1. Biaya pendukung pelaksanaan kuliah kerja nyata/magang/praktik kerja lapangan
  2. Biaya asrama
  3. Biaya kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan secara mandiri
  4. Biaya wisuda
  5. Biaya jas almamater/baju praktikum
  6. Biaya personal/pribadi yang tidak terkait langsung dengan proses pembelajaran.
“Biaya-biaya seperti tersebut itu bisa dibebankan pada mahasiswa penerima KIP Kuliah, namun tetap harus mempertimbangkan kemampuan ekonomi dari mahasiswa yang bersangkutan,“ tutur Muni.
 
Baca juga: Perguruan Tinggi Bisa Mengganti Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Bila Memenuhi Syarat Ini

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif