Dekan Fakultas Psikologi dan Pendidikan UAI Zirmansyah, Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Dekan Fakultas Psikologi dan Pendidikan UAI Zirmansyah, Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Pendidikan Agama Islam UAI Banjir Peminat

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Kautsar Widya Prabowo • 20 Maret 2019 15:28
Jakarta:Minat masyarakat mendaftar di program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) semakin tinggi. Untuk itu, UAI terus mengembangkan PAI untuk jenjang sarjana, bahkan hingga pascasarjana mulai tahun ini.
 
Dekan Fakultas Psikologi dan Pendidikan UAI Zirmansyah, yang bertanggung jawab dalam mengembangkan PAI menjelaskan, meski perkuliahan baru dimulai pada September 2019 mendatang, namun antusiasme masyarakat sudah terlihat tinggi.
 
"Yang mendaftar formulir 90 orang, yang mendaftar ulang sudah sembilan orang, meski ini masih Maret" ujarnya usai peresmian prodi PAI, di Gedung Universitas Al Azhar, Jakarta, Rabu, 20 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski tidak ada target berapa calon mahasiswa yang akan mendaftar, tapi dipastikan standar kuota yang disediakan akan terpenuhi. Terlebih lagi, rencananya hanya dua kelas saja yang akan dibuka untuk prodi tersebut.
 
"Hanya butuh satu atau dua kelas, peraturan pemerintah satu kelas 40 orang, jadi kalau dua kelas 80 orang," tuturnya.
 
Baca:UAI Tandatangani Kerja Sama dengan Universitas di Taiwan
 
Ia menambahkan, saat ini prodi tersebut baru dibuka hanya untuk porgam sarjana. Namun pada tahun ini juga akan mulai membuka untuk pascasarjana dengan program hubungan konseling Islam.
 
"Ini kan dibawa departemen psikologi, jadi ada keterkaitan dengan konseling, dan yang sarjana PAI masih ada keterkaitan dengan ilmu Islam," tuturnya.
 
Lebih lanjut, UAI juga memberikan porgam beasiswa kepada calon mahasiswa yang berprestasi untuk mendalami ilmu di prodi PAI. Namun dengan syarat harus menghapal Al Qur'an.
 
"Untuk beasiswa, seluruh prodi wajib menyediakan 10 persen dari kuota total mahasiswa, kalau PAI menerima 80 ya sekitar delapan orang yang dapat, tapi itu kan fleksibel," pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif