Kampus UNS.  Foto: UNS/Humas
Kampus UNS. Foto: UNS/Humas

UNS Resmi Jadi PTN-BH, Siap Masuk 500 Terbaik Dunia

Pendidikan Pendidikan Tinggi Peringkat Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 06 Oktober 2020 18:17
Jakarta: Universitas Sebelas Maret (UNS) ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) oleh presiden Joko Widodo melalui PP nomor 56 tahun 2020 hari ini, 6 Oktober 2020. Setelah penetapan tersebut, UNS berkomitmen untuk mengejar target masuk menjadi perguruan tinggi terbaik dunia.
 
"Karena ada otonomi itu di PTN-BH, maka UNS diarahkan untuk meningkatkan mutu. Termasuk didesain untuk menjadi 500 Perguruan Tinggi terbaik di dunia," ujar Rektor UNS, Jamal Wiwoho kepada Medcom.id, Selasa, 6 Oktober 2020.
 
Hal itu menjadi rencana masa depan UNS setelah menjadi perguruan tinggi ke-12 yang berstatus PTN-BH di Indonesia. Dia ingin UNS berkompetisi menjadi kampus terbaik skala internasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kita mempunyai future plan agar PTN-BH UNS jadi perguruan tinggi yang menginternasional, yang istilahnya perwakilan dari Indonesia yang nanti dikompetisikan dalam perguruan tinggi terbaik di dunia ini kan," sambung Jamal.
 
Lebih lanjut ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) ini menjelaskan, status PTN BH juga diraih dengan cara yang tidak mudah. Banyak jalan terjal yang dilalui.
 
"Prosesnya bahkan sudah sejak empat tahun lalu, sejak akhir 2016. Kami berupaya memenuhi banyak persyaratan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan waktu itu dan disesuaikan lagi dengan yang baru," ungkap Jamal.
 
Proses di internal kampus juga dibenahi. Mulai dari membuat kesepakatan dengan senat sivitas akademik hingga mengajukan usulan PTN-BH ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
 
"Ada tim asistensi dan tim ahli untuk itu. Setelah disetujui kemudian di harmonisasi dengan kementerian lain seperti dari Kemenpan-RB, Kemenkumham, Kemenkeu, Setneg hingga KemenkoPMK," terangnya.
 
Baca juga:Pasal Pendidikan di UU Cipta Kerja, Ketua Komisi X: Saya Kecewa
 
Harmonisasi itu terdiri dari persoalan kepegawaian, keuangan, hingga soal aset kampus. Pihaknya juga tengah menyiapkan komponen lainnya seperti organ untuk menjalankan PTN-BH.
 
"Karena organ PTN-BH ini berbeda dengan PTN Satker (satuan kerja) dan PTN BLU (Badan Layanan Umum). Mulai dari Rektorat itu sebagai pimpinan, lalu majelis wali amanat, lalu senat akademik dan dewan guru besar, dan tentu dalam waktu yang tidak lama kami harus menyesuaikan dengan membentuk organ PTN-BH itu," pungkasnya.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif