Rektor IPB University, Arif Satria.  Foto: IPB/Humas
Rektor IPB University, Arif Satria. Foto: IPB/Humas

Forum Cendekia Kelas Dunia

Rektor IPB Sodorkan Empat Solusi Genjot Kemajuan Penelitian

Pendidikan Pendidikan Tinggi Riset dan Penelitian
Citra Larasati • 19 Agustus 2020 11:19
Jakarta: Komitmen pemerintah dalam memajukan penelitian di Tanah Air dinilai masih rendah jika dilihat dari sejumlah indikator. Untuk itu dibutuhkan langkah-langkah konkret untuk mendorong tumbuhnya riset, penelitian hingga inovasi dalam negeri, terutama di masa pandemi sekarang ini.
 
Terlihat dari persentase pengeluaran untuk riset dari Gross Domestic Product (GDP) misalnya, yang hanya 0,2 persen. Jumlah peneliti di Indonesia juga masih tergolong rendah, hanya 216 orang per satu juta penduduk.
 
Sebagai perbandingan, Korea Selatan memiliki 7.980 peneliti per satu juta penduduk dengan pengeluaran Research and Development (R and D) sebanyak 4,8 persen dari GDP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Merespons fakta tersebut, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria menjelaskan, ada empat cara untuk mendorong inovasi di perguruan tinggi. Yaitu dengan melakukan pembinaan entrepreneurship, mendorong kolaborasi dengan sektor swasta, mempromosikan keberagaman dan inklusi, serta memperkuat teknologi dan society.
 
"Saya membayangkan kalau ALMI dan I-4 berkolaborasi dengan FRI, untuk memetakan gap analysis terhadap riset dalam bidang yang potensial. Sejauh mana penelitian stem cell yang ada di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan yang ada di Indonesia misalnya,” tutur Arif di Forum Cendekia Kelas Dunia yang diselenggarakan oleh Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4), dalam siaran persnya Rabu, 19 Agustus 2020.
 
Untuk itu, kata Arif, peran ALMI dan I-4 ini sangat strategis dalam hal mendukung riset dan publikasi. Dengan analisis kesenjangan ini, kata Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) ini, pengembangan infrastruktur riset dalam negeri akan lebih sistematis.
 
Baca juga: IPB Berada di Puncak, Ini 15 Perguruan Tinggi di Klaster Satu
 
Dari analisis tersebut bisa dipetakan berapa anggaran yang diperlukan, infrastruktur yang mesti dibangun, serta kolaborasi apa yang harus didorong. Kemudian menurutnya, pandemi covid-19 yang saat ini tengah terjadi harus menjadi momentum untuk berinovasi.
 
Arif mencontohkan, pada perang dunia kedua, komputer pertama lahir. Momen krisis kala itu memaksa inovasi dilakukan untuk memenangkan perang. Sehingga saat krisis sebab pandemi ini, saatnya berlomba untuk melakukan penelitian dan menghasilkan inovasi sebagai solusi.
 
Arif Satria mendapatkan kesempatan memberikan pemaparan dalam Forum Cendekia Kelas Dunia yang diselenggarakan oleh Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4). Agenda tersebut mengambil tema "Penguatan Kolaborasi Riset dan Pendidikan untuk Penciptaan Inovasi Indonesia".
 
Arif menyampaikan bahwa inovasi diperlukan untuk perubahan. “Perubahan yang terjadi saat ini hanya bisa direspons dengan lompatan-lompatan dalam bidang inovasi. Lompatan ini yang bisa menjadi harapan bangsa Indonesia untuk bangkit dan keluar dari krisis,” kata Arif.
 
Namun demikian, lanjut Arif, berkaca pada Global Innovation Index 2019, Indonesia masih berada di peringkat 85 dari 129 negara di dunia. Selama empat tahun berturut-turut, peringkat inovasi Indonesia berada di posisi kedua terendah di ASEAN.
 
Di dalam Intellectual Property Right 2019, laporan yang menganalisa iklim kekayaan intelektual berdasarkan 45 indikator unik dan penting bagi ekonomi berbasis inovasi, Indonesia menempati peringkat 45 dari 50 negara.
 
“Sementara dalam hal publikasi penelitian, Indonesia mengalami lonjakan secara eksponensial sejak 2014 hingga 2019 mengalahkan Malaysia, Singapura dan Thailand. Namun sayangnya, banyaknya jumlah publikasi belum diikuti oleh peningkatan jumlah sitasinya,” tutup Arif.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif