Koordinator Pokja Balai Konservasi Borobudur, Hary Setiawan mengatakan, nantinya peserta tur virtual borobudur akan disuguhkan gambar-gambar kapal nusantara yang menggarisbawahi budaya kemaritiman di era Mataram Kuno periode Jawa Tengah.
"Mataram Kuno periode Jawa Tengah adalah agraris, namun dari sumber prasasti, di antaranya prasasti Canggal 732 masehi, pulau Jawa saat itu memiliki komoditas, beras, dan logam mulia," kata Hary dalam Konverensi Video "Virtual Tour Kapal-Kapal Borobudur Menyusuri Jejak Budaya Maritim Nusantara Dari Relief Candi", Jumat, 12 Juni 2020.
Baca juga: Begini Cara Sekolah Swasta Bertahan Saat Pandemi
Tur virtual yang bisa dinikmati melalui kanal YouTube Konservasi Candi Borobudur ini akan dijelaskan tentang bentuk-bentuk kapal. Kemudian spesifikasi kapal yang digunakan.
"Bagaimana secara spesifik desainnya, apa yang terjadi berkaitan dengan migrasi pelayaran terjadi, dan budaya masyarakat sekitar," terangnya.
Pemandu dari Balai Konservasi Borobudur Panggah Ardiansyah yang memandu tur virtual ini menyampaikan akan ada empat panel yang dapat dikunjungi. Tercatat di Candi Borobudur sendiri ada 10 panel dengan 11 relief kapal.
"Ada di 10 panel relief, tipe kapal laut tidak bercadik, kapal laut bercadik, perahu sungai atau feri sungai," ujarnya.
Ia menuturkan, bahwa dalam relief-relief yang ada menggambarkan fungsi kapal. Yakni untuk berdagang, diplomasi, juga penggambaran takdir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News