Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Aptisi: PTN Jangan 'Genit' Cari Duit Seperti PTS

Pendidikan Pendidikan Tinggi PTN Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 12 Agustus 2021 20:30
Jakarta:  Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) meminta agar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak genit dalam mencari uang hingga serupa dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).  Akibatnya, mahasiswa yang potensial masuk PTS ikut tergiring masuk PTN yang sama-sama berbayar layaknya kampus swasta. 
 
Ketua Aptisi, Budi Djatmiko menyebut, salah satunya adalah prilaku 'genit' PTN yang membuka jalur mandiri berbiaya mahal.  "PTN jangan genit kaya PTS cari duit. Tidak ada orientasi bisnis mendapat keuntungan dalam penyelenggaran. Dan pemerintah jangan memaksa para rektor mencari dana yang akhirnya penerimaan mahasiswa mandiri jadi mahal," kata Budi, dalam Webinar Seleksi Ujian Mandiri PTN, Buat Gaduh Penerimaan Mahasiswa Baru PTS, Retorika atau Kenyataan?, Kamis, 12 Agustus 2021.
 
Untuk itu, Budi meminta agar PTN mengurangi jumlah jalur seleksi dalam penerimaan mahasiswa baru. Aptisi meminta PTN hanya membuka jalur penerimaan mahasiswa baru dari jalur beasiswa seperti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Aptisi, Budi Djatmiko berharap mahasiswa yang diterima di PTN adalah mereka yang benar-benar mahasiswa pilihan dan layak mendapat beasiswa atau pembiayaan dari negara. Dengan begitu, mahasiswa yang masuk PTN akan semakin ketat, dan mahasiswanya juga semakin sedikit.
 
"Jika mungkin beasiswa untuk semua yang masuk PTN," kata Budi.
 
Baca juga:  Dampak Pandemi, Peminat Kampus Swasta Turun 30%
 
Dengan begitu, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk PTN dapat diperbanyak untuk memaksimalkan layanan kepada mahasiswa PTN yang sedikit.  Menurutnya hal itu akan menekan PTN agar tak mencoba mencari pendapatan lebih.
 
Lebih lanjut, anggaran besar tadi juga dapat dimanfaatkan PTN untuk membangun program S2 dan S3. Hingga mempersiapkan PTN untuk masuk World Class University.
 
Bagi Budi, dampak dari anggaran besar PTN hingga menurunkan penerimaan mahasiswa secara tidak langsung akan menyelamatkan PTS.   Kampus swasta dapat menerima banyak mahasiswa, sehingga akan berdampak pula pada menurunnya biaya kuliah di PTS. 
 
"Jadi mahasiswa yang Angka Partisipasi Kasar 31,8 persen itu masuk ke PTS dan PTS tidak perlu bantuan dan PTS akan hidup," tutupnya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif