Jakarta: Universitas Gadjah Mada (UGM) meluruskan beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Kampus Biru tersebut bakal menambah kuota penerimaan mahasiswa baru lewat jalur mandiri. Hal ini disebut dalam informasi tersebut karena adanya mahasiswa lolos seleksi yang tidak melakukan daftar ulang di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Pimpinan UGM menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar, bahkan UGM telah menutup semua jalur penerimaan mahasiswa baru sejak pertengahan juni lalu.
”Kami informasikan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana dan Sarjana Terapan Tahun Akademik 2026/2027 telah selesai dilaksanakan sejak pengumuman seleksi pada pertengahan bulan Juni 2026, dan tidak ada penambahan kuota di jalur seleksi apapun,” kata Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof. Dr. Wening Udasmoro, dikutip dari laman UGM, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurut Wening, informasi yang keliru tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat sehingga menimbulkan anggapan bahwa UGM masih membuka kesempatan pendaftaran melalui jalur mandiri atau Ujian Masuk (UM) UGM CBT. Padahal, seluruh tahapan seleksi, registrasi, hingga penetapan mahasiswa baru telah selesai dilaksanakan sesuai jadwal.
Oleh karena itu, UGM mengimbau masyarakat, khususnya para calon mahasiswa dan orang tua, agar tidak mudah mempercayai informasi yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi yang disampaikan melalui laman web dan akun media sosial resmi UGM. Saat ini tidak ada lagi proses seleksi maupun penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana dan Sarjana Terapan di UGM,” tegasnya.
Wening menyebutkan saat ini seluruh mahasiswa baru yang sudah diterima tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Pionir Gadjah Mada. “Calon mahasiswa baru telah selesai proses registrasi justru tengah melakuan persiapan mengikuti Pionir Gadjah Mada,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wening juga menyampaikan bahwa para mahasiswa baru yang diterima tahun ini juga akan menjalankan kurikulum baru UGM. Kurikulum tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi, sehingga lulusan UGM mampu menjawab tantangan masa depan serta memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian berbagai persoalan bangsa maupun global.
“Tahun ini, UGM akan memulai pelaksanaan kurikulum baru,” katanya.
UGM mengajak masyarakat untuk selalu memperoleh informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru melalui laman dan kanal komunikasi resmi universitas, serta mengabaikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran hoaks maupun informasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan