Santri di Pondok Pesantren. Foto: ANT/Rahmad
Santri di Pondok Pesantren. Foto: ANT/Rahmad

Pesantren Penerima Bantuan Wajib Punya NSPP

Pendidikan pesantren
Citra Larasati • 04 September 2020 10:49
Jakarta: Kementerian Agama secara bertahap sedang menyalurkan bantuan untuk lebih dari 21ribu pesantren di masa pandemi. Tahap pertama sudah mulai cair di 9.511 pesantren.
 
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag, Waryono mengatakan, bahwa penerima bantuan ini adalah pesantren yang telah memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP). "Penerapan syarat NSPP bertujuan memperbaiki tata kelola yang memang selama ini lepas kendali. Saat dibuatkan sistem, semakin terdeteksi pesantren yang terdata dan atau tidak terdata," ujar Waryono di Jakarta, Jumat, 4 September 2020
 
Terkait info adanya sejumlah pesantren yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan, Waryono mengaku belum mendapatkan datanya. Kalaupun ada, kata Waryono, pihaknya akan menelaah data tersebut terkait dengan kepemilikan NSPP-nya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Waryono mengimbau pesantren yang belum masuk daftar penerima bantuan untuk memastikan apakah sudah memiliki NSPP atau belum. Bagi yang sudah habis masa berlakunya (lima tahun dihitung sejak keluarnya izin operasional yang pertama), segera didaftarkan ke link berikut ini: https://ditpdpontren.kemenag.go.id/ijoppesantren.
 
"Pendataan pesantren oleh EMIS melalui IZOP online ini sudah dilakukan sejak 2018," tegasnya.
 
Baca juga:Wapres: Rp2,6 Triliun Disiapkan untuk Pesantren dan Diniyah
 
Sebelumnya,Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian ke lembaga pendidikan Islam, mulai dari pesantren, madrasah diniyah, hingga lembaga pendidikan Alquran. Perhatian ditingkatkan, utamanya di masa pandemi agar pesantren terhindar dari penularan covid-19.
 
"Pesantren jangan sampai menjadi pusat penularan covid 19. Pemerintah memiliki perhatian ke pesantren, diniyah dan pendidikan Alquran. Pemerintah menyediakan dana Rp2,6 triliun," terang Wapres dalam keterangannya, Kamis, 9 Juli 2020.
 
"Pesantren akan mendapat bantuan operasional, ada yang 50, 40, dan 25 juta, sesuai kriteria pesantren" sambungnya.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif