SIswa tengah belajar daring. Foto: Medcom.id/Muhammad Syawaluddin
SIswa tengah belajar daring. Foto: Medcom.id/Muhammad Syawaluddin

Prioritas DAK 2022: Pemenuhan Sarana TIK dan Rehabilitasi Prasarana Sekolah

Pendidikan pendidikan Kebijakan pendidikan Anggaran Pendidikan Kemendikbudristek
Citra Larasati • 31 Agustus 2021 22:00
Jakarta:  Dana Alokasi Khusus (DAK) menjadi bagian penting dalam perencanaan anggaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Hal ini bertujuan agar program prioritas Kemendikbudristek di daerah dapat terus berjalan.
 
Untuk tahun 2022, ada tiga fokus kebijakan DAK fisik bidang pendidikan.  Yaitu peningkatan ketersediaan akses dan mutu layanan pendidikan, pemberian bantuan kepada pemerintah daerah melalui penuntasan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, dan peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan dalam mendukung pembelajaran berkualitas. 
 
Tahun 2022 penggunaan DAK fisik akan mengutamakan dua hal. Pertama adalah pemenuhan sarana teknologi informasi dan komunikasi (TIK), yaitu program digitalisasi sekolah, yang di tahun-tahun mendatang akan menjadi infrastruktur dasar bagi peserta didik dan guru dalam pembelajaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kedua adalah pembangunan prasarana terutama sekolah yang tidak memadai dan banyak mengalami kerusakan,” kata Menteri Pendididikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Selasa, 31 Agustus 2021.
 
Pemenuhan TIK dan rehabilitasi prasarana sekolah dilakukan mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan Sekolah Luar Biasa (SLB). 
 
Baca juga:  Anggaran Kemendikbudristek Turun di 2022, Nadiem Beberkan Program yang Terdampak
 
Pada kesempatan ini, Nadiem menyampaikan beberapa kriteria yang dapat diajukan untuk mendapat DAK fisik tahun 2022. Pada jenjang PAUD, satuan pendidikan yang mendapat DAK Fisik adalah Taman Kanak-kanak (TK) dengan akreditasi A dan B serta minimal jumlah peserta didik selain daerah afirmasi sebanyak 24 orang.
 
Sedangkan pada jenjang SD, SMP, dan SMK, DAK fisik dapat diperoleh untuk seluruh jenis satuan pendidikan dengan semua tingkat akreditasi, serta minimal jumlah peserta didik selain daerah afirmasi sebanyak 60 orang. 
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif