Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Ilustrasi kuliah. Medcom.id

KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Universitas di Indonesia Timur dengan Kampus di Australia

Renatha Swasty • 31 Maret 2022 17:09
Jakarta: Charles Darwin University (CDU) Australia dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menandatangani perjanjian kerja sama bidang ilmu kelautan, perikanan, dan biodiversitas. Kerja sama juga meliputi bidang ilmu manajemen kebencanaan, ilmu keperawatan, bisnis, dan kesehatan tropis.
 
“Unhas bisa menjadi pusat penghubung atau hub bagi CDU untuk bersama-sama dengan perguruan tinggi lain nantinya mengembangkan Indonesia Timur,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, dalam keterangan tertulis, Kamis, 31 Maret 2022.
 
Siswo menyebut kehadiran CDU bagi mahasiswa di Indonesia Timur bernilai strategis. Mahasiswa bisa mendapatkan pendidikan berkualitas internasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia yakin mahasiswa dan dosen Unhas juga akan memiliki lebih banyak kesempatan melakukan mobilitas internasional ke CDU. Begitu pun sebaliknya, mahasiswa dan dosen CDU berkesempatan mobilitas internasional ke Unhas yang memiliki keunikan lokal.
 
"Hal ini sangat penting karena bisa memberikan pengalaman internasional bagi kedua pihak,” ujar Siswo.
 
Vice-Chancellor CDU Scott Bowman mengungkapkan Indonesia merupakan tetangga terpenting Australia. CDU akan selalu memiliki ikatan kuat dengan universitas di Indonesia.  
 
“Kerja sama dengan Unhas memainkan peranan penting dalam memperkuat kolaborasi CDU dengan universitas di wilayah timur Indonesia dalam bidang pendidikan, pelatihan, dan penelitian, di mana hal ini juga merupakan prioritas dalam strategi global CDU,” ujar Scott.
 
Wakil Rektor Unhas, Mahatma Lanuru, gembira dengan penandatanganan perjanjian kerja sama itu. Dia menuturkan perjanjian mencakup aktivitas mobilitas dosen dan mahasiswa, kerja sama penelitian, kuliah tamu, serta dual atau join degree.
 
"Ini tentu akan memberikan manfaat bagi kedua universitas dalam konteks internasionalisasi,” tutur Mahatma.
 
Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Mukhamad Najib, menyebut pihaknya selalu mendukung penuh setiap upaya yang dapat meningkatkan kerja sama antara universitas di Indonesia dan Australia. Dia menyebut Indonesia sangat luas dan memiliki banyak universitas.
 
"Kerja sama CDU dan Unhas tentu akan memberikan dampak bagi kemajuan di Indonesia Timur, khususnya dalam melahirkan sumber daya manusia unggul dan menghasilkan penelitian yang dapat membantu pembangunan di Sulawesi Selatan,” ujar Najib.
 
Dia menuturkan pihaknya terus berupaya mendorong universitas-universitas di Indonesia Timur bisa mengakselerasi peningkatan kualitas. Salah satunya kolaborasi baik dengan universitas di dalam negeri maupun di luar negeri, khususnya Australia.
 
“Saat ini eranya kolaborasi. Meningkatkan kualitas juga bisa kita percepat dengan cara berkolaborasi. Kami mendukung semangat mobilitas internasional generasi muda dalam Kampus Merdeka yang didorong Kemendikbudristek guna mempercepat pembangunan SDM unggul,” tutur Najib.
 
Baca: Rektor Untar Gandeng Unhas Tingkatkan Kualitas Pendidikan
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif