Ilustrasi. Foto: Apit Haeruman
Ilustrasi. Foto: Apit Haeruman

Konsumsi Film Porno Bisa Dorong Penyimpangan Seksual

Pendidikan pelecehan seksual
Yurike Budiman • 09 Januari 2020 07:07
Jakarta: Ketua Indonesia Child Protection Watch (ICPW), Erlinda mengatakan, penyimpangan seksual dan kasus pemerkosaan yang dilakukan Reynhard Sinaga, sangat dimungkinkan berawal dari hobi menonton film porno. Hal yang sama juga terjadi pada predator anak yang ditangkap di Pademangan, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.
 
"Kita lihat juga perilaku si pelaku, dia ini ketergantungan terhadap pornografi. Artinya orientasi seksual menyimpang ini diperkuat dengan hobi dia yang memang mengonsumsi film-film porno dan sebagainya. Setiap manusia itu ada yang namanya perilaku binatang, itu yang dilakukan si pelaku ini untuk orang lain dengan menipu daya para korban," kata Erlinda, Selasa, 7 Januari 2020.
 
Melihat kecerdasan akademik dan riwayat pendidikan Reynhard, hal itu tidak menjamin kemungkinan seseorang mempunyai penyimpangan seksual, khususnya pada sesama jenis. Terbukti, meski ia pintar dan berasal dari keluarga berada, Reynhard justru menjadi pemerkosa 190 pria di Inggris.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita lihat bahwa seseorang yang mempunyai IQ intelektual tinggi, bukan berarti dia mempunyai emotional reason yang cukup bagus. Artinya secara interpersonal dan intrapersonal harus dilihat. Kita lihat bahwa Reynhard Sinaga ini adalah orang yang mempunyai orientasi seksual yang sangat-sangat menyimpang. Bisa terlihat dari perilaku dia melakukan hal yang buruk kepada korban-korbannya, dan dia melakukan dengan sesama jenis," jelas Erlinda.
 
Menurutnya, seksual menyimpang sama seperti orang terkena narkoba. "Siapapun bisa, kalau dia sudah terkena dengan pornografi biasanya akan timbul adiksi," ujarnya.
 
Ia juga berharap agar pemerintah bisa lebih memperketat akses menuju video yang berkonten pornografi di Indonesia. "Kominfo beserta stakeholder yang bertanggung jawab kepada pornografi, yuk, kita bergandeng tangan, bagaimana caranya anak didik kita, kita kembalikan lagi kepada rohnya. Mereka jangan sampai terhipnotis dengan adiksi pada pornografi," kata Erlinda.
 
Nama Reynhard Sinaga menjadi perbincangan belakangan ini, setelah divonis hukuman seumur hidup di Inggris. Lulusan arsitektur Universitas Indonesia ini tinggal di Inggris sejak 2007 dengan visa pelajar dan pindah ke Manchester sebagai mahasiswa Sosiologi. Dia kemudian memulai studi untuk gelar PhD di bidang Geografi Manusia di Universitas Leeds.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif