Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Kemendikbud, Muhammad Abduh, di sela-sela pemantauan pelaksanaan UNBK di SMAN 21, Makassar. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia.
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Kemendikbud, Muhammad Abduh, di sela-sela pemantauan pelaksanaan UNBK di SMAN 21, Makassar. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia.

Kemendikbud Sebut Ujian Nasional Berbasis Komputer Semi Online

Intan Yunelia • 01 April 2019 10:00
Makassar:  Banyak siswa mengkhawatirkan terganggunya jaringan internet saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).  Padahal tidak perlu cemas, karena sistem UNBK tak sepenuhnya mengandalkan jaringan internet dalam pengoperasiannya
 
"Yang namanya UNBK itu bukan full online. UNBK itu semi online," kata Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Mochammad Abduh di Hotel Dalton Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulewasi Selatan, Senin, 1 April 2019.
 
Anggapan UNBK sepenuhnya mengandalkan sistem jaringan internet keliru. Penggunaan jaringan internet hanya sebagian tahapan dalam proses mengunduh dan mengunggah soal saja.
 
"Yang berbasis komputer itu ada saatnya dia online seperti download soal, juga yang sinkronisasi ke manager server pusat ke lokal atau sekolah itu bersifat online," ujarnya.
 
Ia melanjutkan, setelah soal terunduh di server, sekolah akan minta memasukkan token. Token berguna untuk membuka soal yang sudah terunduh dari server manager. "Karena soal ini tidak bisa dibuka tanpa token," terangnya.
 
Adapun selama proses pengerjaan soal ujian di layar komputer bersifat offline. Hal itu untuk mengantisipasi gangguan jaringan internet saat mengerjakan soal ujian.
 
"Yang penting terhubung antarserver sekolah dengan komputer yang dipakai siswa. Itu offline koneksinya," tandasnya.
 
Setelah ujian selesai, Abduh menuturkan, jawaban siswa itu akan masuk ke server sekolah. Nantinya akan diunggah hasilnya ke server manager pusat. "Jawaban server lokal itu dikirim ke server manager pusat, nah itu online lagi," pungkasnya.
 
Baca: Baru Tujuh Provinsi Gelar UNBK 100 Persen
 
Abduh menjelaskan bahwa Ujian Nasional (UN) terdiri dari dua macam yaitu UNBK dan Ujian Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Untuk UN jenjang SMA, sebagian masih menggunakan UNKP.
 
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.
 
Ujian Nasional Jenjang SMA mulai digelar 1-8 April 2019, dengan jadwal sebagai berikut:

- Senin, 1 April 2019 (Bahasa Indonesia).
 
Jadwal terbagi terbagi atas tiga sesi (Pukul 07.30 – Pk 09.30 WIB, 10.30-12.30 WIB dan 14.00-16.00 WIB).
 
- Selasa, 2 April 2019 (Matematika).
 
Jadwal terbagi terbagi atas tiga sesi (Pukul 07.30 – Pk 09.30 WIB, 10.30-12.30 WIB dan 14.00-16.00 WIB).
 
- Kamis, 4 April 2019 (Bahasa Inggris).
 
Jadwal terbagi terbagi atas tiga sesi (Pukul 07.30 – Pk 09.30 WIB, 10.30-12.30 WIB dan 14.00-16.00 WIB).
 
- Senin, 8 April 2019 (Satu mata pelajaran jurusan yang diujikan).
 
Jadwal terbagi terbagi atas tiga sesi (Pukup 07.30 – Pk 09.30 WIB, 10.30-12.30 WIB dan 14.00-16.00 WIB).
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan