BPP Kemenag 2026. Dok Instagram Puspenma Kemenag
BPP Kemenag 2026. Dok Instagram Puspenma Kemenag

Kemenag-LPDP Buka Bantuan Pendidikan S2-S3 Hingga Rp25 Juta, Cek Syaratnya!

Renatha Swasty • 05 Oktober 2026 13:58
Ringkasnya gini..
  • Kemenag bersama LPDP membuka pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S2 dan S3 Dalam Negeri TA 2026/2027.
  • Program berbentuk insentif lumpsum Rp20 juta (S2) dan Rp25 juta (S3) untuk mendukung biaya penelitian tesis atau disertasi.
  • Pendaftaran dibuka untuk pegawai Kemenag, dosen, ustadz, guru, dan tendik aktif mulai 1 hingga 12 Oktober 2026.

Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan kembali membuka Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi magister (S2) dan doktor (S3) di perguruan tinggi dalam negeri. Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa yang sedang menjalani studi pascasarjana agar dapat mempercepat penyelesaian pendidikannya.

Lantas, siapa saja yang dapat mengikuti program ini? Apa saja persyaratannya dan bagaimana jadwal pelaksanaannya? Melansir dari sosial media Instagram dan laman resmi Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, berikut informasi lengkapnya.

Sasaran Penerima BPP S2 dan S3

Adapun sasaran penerima bantuan meliputi:

  1. Pegawai Kementerian Agama

  • Aparatur Sipil Negara (PNS/PPPK) Kementerian Agama pada tingkat Pusat dan Daerah

  • Memiliki Dokumen SK Pengangkatan Pegawai Kementerian Agama.

  1. Dosen (PNS/Non-PNS)

  • Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan;

  • Dosen Agama pada Perguruan Tinggi Umum

  • Memiliki Dokumen Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN)/NUPTK dan terdaftar di Pangkalan Data Perguruan Tinggi.

  1. Dosen Ma’had Aly

  • Memiliki Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Pimpinan Ma’had Aly dengan masa kerja minimal dua tahun.

  1. Ustadz/Kyai

  • Memiliki Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Pimpinan Pondok Pesantren/Yayasan dengan masa kerja minimal dua tahun.

  1. Guru (PNS/Non-PNS)

  • Guru Agama Islam/Kristen/Katolik/Buddha/Hindu/Konghucu pada Satuan Pendidikan Umum;

  • Guru pada Satuan Pendidikan binaan Kementerian Agama;)*

  • Memiliki Dokumen Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) atau Nomor Pendidik Kemenag (NPK).

  1. Tenaga Kependidikan

  • Tendik pada Satuan Pendidikan binaan Kementerian Agama;)

  • Tendik pada Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) binaan Kementerian Agama

  • Memiliki Dokumen Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) atau ID Pegawai (PegID).

Besaran BPP 

Program BPP memberikan bantuan dalam bentuk lumpsum kepada penerima.
Untuk mahasiswa program S2, bantuan yang diberikan sebesar Rp20 juta, sedangkan mahasiswa program S3 memperoleh bantuan sebesar Rp25 juta.

Berdasarkan panduan program, dana tersebut dapat digunakan untuk sejumlah kebutuhan penyelesaian studi, antara lain pembayaran SPP, pembelian buku, biaya ujian, publikasi jurnal, bantuan biaya tesis, atau bantuan biaya disertasi. Masa pembiayaan mencakup semester gasal dan genap Tahun Akademik 2026/2027.

Syarat Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3

Calon penerima BPP harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan Kemenag dan LPDP. Berikut persyaratan yang perlu dipersiapkan:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)

  2. Tercatat sebagai mahasiswa aktif minimal di semester 3 pada jenjang Magister (S2) atau Doktor (S3) Dalam Negeri dibuktikan Surat Keterangan Aktif Kuliah Perguruan Tinggi, TA Gasal 2026/2027

  3. Melampirkan Surat Keterangan Hasil Studi / Transkrip (Indeks Prestasi Kumulatif/IPK) pertama hingga terakhir

  4. Telah lulus Seminar Proposal Tesis atau Disertasi dibuktikan dengan keterangan lulus seminar proposal

  5. Melampirkan Lembar Progress dan Dokumen Tesis atau Disertasi

  6. SK atau Surat Keterangan Pembimbing Tesis atau Disertasi

  7. Surat Rekomendasi dari Pimpinan Satuan Kerja

  8. Pakta Integritas bermaterai Rp.10.000

  9. Dokumen Keterangan Profesi

  10. Tenaga Kependidikan: NUPTK/PegID, atau SK Pengangkatan (masa kerja 2 tahun)

  • Ustadz/Kyai: SK Pengangkatan (masa kerja 2 tahun)

  • Dosen Ma’had Aly: SK Pengangkatan (masa kerja 2 tahun)

  • Guru: NUPTK/NPK

  • Dosen: NUPTK/NIDN

  • Pegawai Kementerian Agama: SK Pengangkatan

Jadwal BPP S2 dan S3 2026

Bagi Sobat Medcom yang tertarik, penting untuk memperhatikan seluruh rangkaian jadwal pendaftaran.  Berikut jadwal pelaksanaan BPP 2026:

  • Pendaftaran: 1-12 Oktober 2026

  • Seleksi Substansi: 13-15 Oktober 2026

  • Pengumuman hasil seleksi: 21 Oktober 2026

Laporan Penyelesaian Studi

Bantuan yang diterima tidak berhenti setelah dana dicairkan. Penerima memiliki kewajiban untuk mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan tersebut. Berdasarkan panduan program, penerima harus menyampaikan laporan penyelesaian studi yang meliputi, pelaporan keuangan dan akademik.

  1. Pelaporan Keuangan

  • Bantuan diberikan secara lumpsum, Sebesar; BPP S2 IDR 20.000.000 dan BPP S3 IDR 25.000.000

  • Pertanggungjawaban Dana Bantuan dapat digunakan untuk hal-hal antara lain: Pembayaran SPP, Biaya Buku, Biaya Ujian, Publikasi Jurnal, Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi. Masa Pembiayaan Gasal dan Genap TA 2026/2027

  • Pertanggungjawaban penggunaan dana dilakukan oleh Penerima Bantuan kepada Kementerian Agama RI - Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan melalui aplikasi selambat-lambatnya 6 (enam) bulan setelah menerima dana bantuan

  1. Pelaporan Akademik

  • Selain laporan keuangan, para penerima bantuan diwajibkan melaporkan perkembangan akademik atau penyelesaian penulisan disertasi, ijazah dan transkrip nilai

  • Laporan akademik dilakukan setiap semester yang diunggah melalui aplikasi; TA 2026/2027 Gasal-Genap, dan TA 2027/2028 Gasal-Genap hingga lulus.

  • Penerima Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S2 dan S3 Dalam Negeri yang tidak menggunakan dan/atau tidak melaporkan penggunaan dana bantuan sebagaimana ketentuan yang berlaku akan dikenakan sanksi berupa pengembalian uang sejumlah yang diterima ke LPDP dan tidak dapat menerima bantuan serupa pada waktu yang akan datang.

Bagaimana Sobat Medcom, apakah tertarik? Yuk persiapkan diri untuk mendaftar dan pantau informasi terbaru melalui laman resmi Kemenag! (Adinda Kinanthi)
 



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan