Kedua prodi tersebut, yakni Magister Ekonomi Pertanian Konsentrasi Kedaulatan Pangan di Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan Konsentrasi Manajemen Pembangunan Peternakan di Fakultas Peternakan.
“Untuk saat ini, program studi (prodi) yang telah diselenggarakan dalam bentuk PJJ yaitu Magister Ilmu Peternakan dan Magister Ekonomi Pertanian, yang keduanya telah memenuhi persyaratan akreditasi minimal,” kata Direktur Akademik Unpad, Aliya Nur Hasanah, dikutip dari laman unpad.ac.id, Selasa, 10 Februari 2026.
Aliya menjelaskan penyelenggaraan PJJ didukung oleh Kantor PJJ Unpad yang bekerja sama dengan Kantor Pusat Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran Unpad. Hal ini untuk memastikan mutu pembelajaran tetap setara dengan program reguler.
Ia mengatakan tidak ada perbedaan dari sisi kualitas dan capaian pembelajaran antara kelas reguler dan PJJ. Pada PJJ, pembelajaran sebagian besar dilakukan secara jarak jauh melalui learning management system Unpad, menggunakan Learning in Virtual Environment atau LiVE Unpad.
"Mulai dari penyediaan bahan ajar, pelaksanaan ujian, hingga model tutorial. Kami juga telah menyiapkan tutor berbasis AI yang banyak melibatkan kegiatan praktikum berbasis responden,” papar Aliya.
Selain itu, tidak ada perbedaan mutu pendidikan antara pembelajaran jarak jauh dan tatap muka. Hal tersebut didukung kesiapan sistem pembelajaran.
Proses PJJ di Unpad dilaksanakan terintegrasi melalui LiVE Unpad untuk menjamin kualitas dan efektivitas pembelajaran. LiVE Unpad tersedia dalam versi mobile, baik iOS maupun Android, serta berbasis web.
"Sehingga, mahasiswa yang berada di berbagai wilayah dapat mengakses pembelajaran dengan mudah dan memperoleh pengalaman serta kualitas pembelajaran yang setara dengan perkuliahan tatap muka,” ujar Aliya.
Aliya mengatakan Magister Ekonomi Pertanian Konsentrasi Kedaulatan Pangan telah ditetapkan sebagai salah satu program studi penerima Beasiswa Patriot 2026. Beasiswa dari Kementerian Transmigrasi RI ini mencakup pendidikan dan penempatan peserta di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi untuk mendukung swasembada nasional dan pembangunan ekonomi.
Bagi calon peserta yang ingin mendaftar pada Program PJJ, alur pendaftaran dan persyaratan sama dengan prodi reguler melalui laman smup.unpad.ac.id. Pada laman tersebut, tersedia keterangan khusus PJJ untuk prodi yang bersangkutan.
Ke depan, Unpad tengah merencanakan dan memproses pembukaan sejumlah program studi lain dalam skema PJJ. Saat ini, program-program tersebut masih berada dalam berbagai tahapan proses, termasuk pendirian program studi baru serta menunggu pemenuhan dan penilaian borang dari lembaga akreditasi.
“Bagi calon mahasiswa yang berada di luar daerah dan mengalami kendala untuk hadir langsung di Unpad, namun tetap ingin merasakan pendidikan di Unpad, PJJ dapat menjadi pilihan yang sangat memungkinkan,” ujar Aliya.
Aliya mengatakan program ini fleksibel dalam lokasi dan waktu belajar. Selain itu, mandiri dalam belajar namun tetap difasilitasi dengan bantuan teknologi, modul-modul yang disertai kasus serta pengajar Unpad dan praktisi terkait. PJJ Unpad cocok untuk pengambil kebijakan, praktisi, dan akademisi.
Dekan Fakultas Peternakan Unpad, Rahmat Hidayat, mengatakan Program PJJ jenjang magister di Fakultas Peternakan dirancang dengan skema perkuliahan penuh di luar kampus. Seluruh proses pembelajaran dilaksanakan daring melalui sistem pembelajaran Unpad.
Sementara itu, pelaksanaan Seminar Proposal dan Sidang Tesis dapat dilakukan luring di kampus maupun secara daring. Rahmat menyampaikan program PJJ akan berjalan dengan dukungan penuh fasilitas pembelajaran digital, seperti tutor, video ajar, serta materi pembelajaran yang terintegrasi dalam Learning Management System (LMS) Unpad dan dapat diakses oleh mahasiswa dari berbagai daerah.
“Program PJJ ini kami rancang untuk memperluas akses pendidikan pascasarjana, khususnya bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk wilayah 3T agar tetap dapat menempuh pendidikan magister tanpa harus meninggalkan daerahnya," kata Rahmat.
Dia berharap mahasiswa dapat mengembangkan riset berbasis pada fenomena dan kebutuhan daerah masing-masing. Sehingga, hasil tesis yang dihasilkan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah tanpa mengurangi kualitas pendidikan yang diselenggarakan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unpad, Ahmad Choibar Tridakusumah, menyampaikan visi penyelenggaraan program PJJ untuk menjadi pusat pendidikan dan pengetahuan bidang kedaulatan pangan yang inklusif, berkelanjutan dan berkelas dunia, serta mendorong inovasi dalam mewujudkan kedaulatan pangan masyarakat. Program ini juga menjunjung prinsip Bineka Tunggal Ika, dengan mendorong keberagaman pangan lokal, agroekologi, dan sistem pangan berbasis kearifan budaya di berbagai wilayah Nusantara.
Dia menuturkan penyelenggaraan program dalam format Pendidikan Jarak Jauh mencerminkan komitmen terhadap nilai inklusifitas, pemerataan akses pendidikan, dan keberlanjutan. Hal itu dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat di berbagai daerah untuk mengakses pendidikan magister berkualitas tanpa hambatan geografis.
"Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat menjadi pionir dalam memperkuat sistem pangan nasional, memperluas akses pendidikan pascasarjana berkualitas jarak jauh, dan membentuk agen perubahan dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia,” ujar Ahmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News