Siswa Sekolah Dasar tengah belajar di salah satu sekolah, Kemendikbud/BKLM
Siswa Sekolah Dasar tengah belajar di salah satu sekolah, Kemendikbud/BKLM

Wacana Kontrak Belajar Mendesak Diterapkan

Pendidikan beasiswa osc Kekerasan di Sekolah
Theofilus Ifan Sucipto • 14 Februari 2019 19:18
Jakarta: Wacana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat Kontrak Belajar antara siswa, pihak sekolah, dan komite sekolah diapresiasi. Wacana ini dinilai sebagai sebuah terobosan untuk menekan angka kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah.
 
Psikolog Anak Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto menganggap hal ini seharusnya sudah dilakukan sejak lama untuk meminimalisir kekerasan di sekolah. "Itu yang saya dambakan dari dulu. Kita berunding sebagai sahabat (anak), jadi ada perjanjian," kata Seto kepada Medcom.id di Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Jakarta Kamis, 14 Februari 2019.
 
Seto berharap isi kontrak itu dimusyawarahkan lebih dulu oleh pemerintah, guru, orangtua, dan siswa mengenai sistem hukuman dan penghargaan (punishment and reward). "Kalau murid melanggar, diskusikan disiplinnya apa. Sebaliknya, kalau murid konsisten taat, reward-nya apa," tutur Seto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sehingga, lanjut dia, ketika murid menerima hukuman, maka itu berdasarkan musyawarah yang tertera di kontrak. "Jadi hukumannya bukan karena sentimen tapi komitmennya begitu," ujar Seto.
 
Baca:Mendikbud Wacanakan Ada Kontrak Belajar di Sekolah
 
Diketahui, Kemendikbud mewacanakan dibuatnya Kontrak Belajar antara siswa, pihak sekolah, dan komite sekolah yang berisi hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di sekolah. Kontrak belajar itu nantinya disepakati dan ditandatangani oleh siswa dan orangtua sebelum siswa resmi di terima di sekolah.
 
Gagasan ini muncul setelah maraknya kasus perundungan di salah satu sekolah di Gresik, Jawa Timur dan sejumlah sekolah lainnya yang kemudian viral di dunia maya.
 
Dalam video tersebut tampak suasana kelas, di mana seorang guru terlihat menghampiri siswa dan menegur siswanya. Namun siswa yang ditegur malah melawan dan cenderung bertindak agresif, seperti menantang sang guru berkelahi.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif