Ilustrasi. Foto:  Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Kegiatan #dirumahaja ala Mahasiswa ITB

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 30 Maret 2020 10:30
Jakarta: Pandemi virus korona atau coronavirus disease (covid-19) memaksa orang untuk bertahan di rumah saja. Pembatasan aktivitas ini tentu mampu menghadirkan rasa bosan.
 
Bagi mahasiswa, meski telah mengisi masa isolasi mandiri dengan perkuliahan daring, namun hal itu belum bisa menghapus kebosanan. Salah satu mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Riama Maruliana mencari alternatif lain untuk mengatasi kebosanan.
 
"Membuat diri saya tetap produktif dengan menonton banyak hal yang menambah wawasan," kata Riama dikutip dari laman ITB, Senin, 30 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu Riama juga mengasah hobi memasaknya. Terlebih saat ini dia membutuhkan banyak asupan makanan sehat.
 
"Saya tidak lupa berolahraga. Olahraga menjadi penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan kondisi badan tetap bugar," lanjut dia.
 
Baca juga:ITB Perpanjang Pembatasan Kegiatan Kampus Hingga Mei
 
Sementara itu, mahasiswa ITB lainnya, Christopher Kennard mengaku kini ia memiliki lebih banyak waktu untuk membaca buku. Sedangkan rekan seangkatannya, Ahmad Ramadhon lebih memilih untuk menyesuaikan diri dengan metode pembelajaran daring.
 
“Waktu senggang selain belajar dan mengerjakan tugas, kebanyakan saya isi dengan hal-hal yang menjaga kesehatan, seperti menjaga pola makan seimbang, berjemur, dan olahraga ringan di rumah,” kata Ahmad.
 
Namun bagi mahasiswa ITB lainnya, Shafa Amarsya Madyaratri mengaku, pada kondisi sekarang ini telah memberi banyak perubahan bagi dirinya. Shafa menjadi orang yang lebih peduli kebersihan.
 
"Meskipun mengisi waktu luang dengan kegiatan yang berbeda-beda, yang terpenting kita bersama-sama menyukseskan social distancing sebagai upaya mencegah penularan covid-19 semakin tinggi," tegasnya.
 
Sebelumnya, Institut Teknologi Bandung (ITB) memperpanjang masa pembatasan kegiatan di kampus hingga 29 Mei 2020. Hal ini menyusul ketentuan ditetapkannya pandemi virus korona atau coronavirus disease (covid-19) sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Nasional.
 
"Ini situasi yang tidak mudah bagi ITB dan di luar kampus. Banyak saudara-saudara kita yang menghadapi keadaan yang lebih berat," kata Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah, dikutip dari laman ITB, Jumat, 27 Maret 2020.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif