Ketua LTMP Mohammad Nasih. Foto: Tangkapan Layar Zoom
Ketua LTMP Mohammad Nasih. Foto: Tangkapan Layar Zoom

LTMPT: Tidak Ada Kelonggaran Jadwal Daftar Ulang

Telat Daftar Ulang, Status Lolos SNMPTN Otomatis Dibatalkan

Ilham Pratama Putra • 08 April 2020 13:25
Jakarta: Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih mengingatkan peserta yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) agar memperhatikan ketentuan daftar ulang. Jika terlambat daftar ulang, status kelulusan SNMPTN mereka otomatis akan dibatalkan.
 
"Misal ketentuan verifikasi dari kampus tanggal 10 April, karena tidak membaca lalu baru membuka pada 15 April alhasil terlambat. Dengan kondisi begini akan otomatis menjadi batal," kata Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih, dalam konferensi video di Jakarta, Rabu 8 April 2020.
 
Keperluan daftar ulang ini harus menjadi perhatian para pendaftar. Sebab, data daftar ulang terkait kondisi ekonomi hingga rapor akademik juga dibutuhkan kampus untuk penerimaan calon mahasiswa baru.

"Misalnya apakah betul nilai rapor atau portofolio yang dikirimkan pada kami (LTMPT) sudah benar. Kalau tidak benar juga otomatis status kelulusannya juga dibatalkan," jelas Nasih.
 
Baca: Pengumuman SNMPTN 2020 Bisa Dilihat di 13 Laman Ini
 
Nasih mengatakan tidak ada kelonggaran jadwal bagi peserta yang telat melakukan daftar ulang. Makanya, dia meminta daftar ulang untuk segera dilakukan, meskipun peserta sedang  terkendala masalah ekonomi.
 
"Kalau ada masalah ekonomi jangan tunda daftar ulang. Daftar ulang saja dulu.  Tapi sampaikan ada kendala ekonomi di mana yang bersangkutan tidak bisa segera membayar ini dan itu. Soal pembayaran diurus setelah itu," ujar rektor Universitas Airlangga ini.
 
Dia menyebut, pihak kampus sudah menyiapkan sejumlah mekanisme guna memudahkan calon mahasiswa yang tengah kesulitan ekonomi. Terlebih, di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit akibat pandemi virus korona (covid-19).
 
Baca juga:  96.496 Siswa Lolos SNMPTN 2020
 
Wakil Ketua LTMPT Samsul Rizal menambahkan, seharusnya tidak ada alasan peserta untuk terlambat melakukan daftar ulang. Sebab, daftar ulang bakal dilakukan secara online di seluruh PTN.
 
"Kita sudah duduk dengan para rektor, nampaknya semua pendaftaran akan dilakukan secara online. Tidak perlu kehadiran. Kita sudah wanti-wanti dan diskusi," tambah Samsul.
 
Sementara khusus peserta Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah, pihak universitas akan melakukan pengecekan dan verifikasi ke tempat tinggal calon mahasiswa. "PTN tujuan juga dapat melakukan verifikasi data ekonomi dan atau kunjungan ke tempat tinggal Anda sebelum menetapkan status penerimaan Anda," ujarnya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(AGA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA