17 Negara Berpartisipasi di IIBF 2018

IIBF Ajang Buru dan Jual Hak Cipta Buku

Intan Yunelia 12 September 2018 13:11 WIB
IIBF 2018
IIBF Ajang Buru dan Jual Hak Cipta Buku
Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Rosidayati Rozalina membuka IIBF 2018, Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta:Indonesia Internasional Book Fair (IIBF) 2018 dibuka hari ini, Rabu, 12 September 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat. Sebanyak 17 negara turut berpartisipasi di hajat buku tahunan ini.

Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Rosidayati Rozalina mengatakan, penyelenggaraan acara bertujuan untuk memberikan informasi buku-buku terbaru kepada masyarakat. Hal itu sejalan dengan peningkatan minat baca masyarakat dan kepentingan para penerbit dalam berpromosi.


"Seiring waktu target kami, menjadi hubungan transaksi hak cipta yang diperhitungkan di Asia, sekaligus ajang promosi dan penjualan," ujar Rosidayati, saat membuka IIBF 2018, di JCC, Jakarta.

Perwakilan dari 17 negara ini mengemban misi transaksi hak cipta, melalui  pertemuan pertemuan bisnis dengan penerbit dan distributor. Sebagian lagi melakukan penjualan produk secara langsung dengan pengunjung IIBF.

"Ada juga yang tampil dengan misi promosi budaya dan pendidikan," kata Rosidayanti.

Baca: Taman Bacaan Masyarakat Bantu Entaskan Buta Aksara

Tidak hanya para penerbit dan distributor lokal yang hadir di IIBF ini, penerbit dan distributor  dari luar Indonesia pun turut mengisi stan pameran buku.

"Mereka menyadari pentingnya mempromosikan penyelenggaraan pameran buku di negara mereka, sekaligus menggaet penerbit dan peserta pameran," terangnya.

Pun kehadiran negara lain ke IIBF, menjadi ajang yang dimanfaatkan oleh penerbit Indonesia. Salah satunya untuk menjual hak cipta ke penerbit dan lembaga mancanegara.

"Dan juga membantu para penerbit dalam negeri untuk mendapatkan hak cipta dari penerbit luar negeri," pungkasnya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id